Minggu, 26 April 2026

Operasi Patuh Rencong Berakhir, Polantas Bireuen Keluarkan 1.476 Surat Tilang

KABAR BIREUEN – Hingga berakhirnya Operasi Patuh Rencong 2019 hari ini, Rabu (11/9/2019), Polantas Polres Bireuen mengeluarkan sebanyak 1.476 penindakan (surat tilang) terhadap pelanggar lalulintas dalam wilayah Kabupaten Bireuen.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan, SIK., M.Si, melalui Kasatlantas, Iptu Sandy Titah Nugraha, SIK, dalam keterangannnya kepada wartawan, Rabu (11/9/2019) siang, mengungkapkan, jumlah surat tilang sebanyak itu merupakan pertama kali dalam sejarah yang pernah dicapai Polantas Polres Bireuen.

Dia membandingkan dengan operasi yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2017 saat Operasi Patuh, Polantas Bireuen mengeluarkan 250 lembar tilang. Berikutnya, pada tahun 2018 sebanyak 707 tilang.

“Namun pada tahun 2019 ini, mencapai pada 1.476 tilang. Itu berarti terjadi kenaikan 100 persen dalam penindakan lalulintas,” jelas Sandy.

Menurut dia, maraknya pelanggaran lalulintas di kabupaten Bireuen, tidak hanya membuat aparat kepolisian gerah. Namun, masyarakat sekitar juga jenuh dengan pelanggaran yang terus dilakukan.

Hal itu sudah terjadi dari tahun ke tahun. Sehingga, membuat Polisi Lalulintas Polres Bireuen mengambil tindakan tegas dan represif. Pihaknya tidak akan memberikan kesempatan bagi pelanggar lalulintas berkeliaran, tanpa aturan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami akan melakukan tindakan tegas, apabila masih ditemukan pelanggaran lalulintas di Kabupaten Bireuen. Sebab, segala daya upaya pendidikan lalulintas secara persuasif sudah dilakukan. Namun, pelanggaran masih tetap saja terjadi,” sesal Sandy.

Pantauan di lapangan selama Operasi Patuh Rencong 2019 ini, memang kondisi arus lalulintas di seputaran Kecamatan Kota Juang dan Peusangan, kini sudah mulai tertib. Hal ini begitu dirasakan masyarakat, sejak Iptu Sandy Titah Nugraha, SIK menjabat Kasatlantas Polres yang baru dijalaninya selama 14 hari.

Masyarakat berharap, lingkup area penertiban bisa diperluas lagi hingga ke Kecamatan Samalanga dan Gandapura. Sehingga, seluruh pengguna jalan dalam Kabupaten Bireuen, benar-benar tertib dan mematuhi aturan lalulintas. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...