Personel Kodim 0111/Bireuen harus mencuci tangan saat memasuki areal Makodim Bireuen

KABAR BIREUEN— Kodim 0111/Bireuen mendukung upaya pemerintah dalam upaya pencegahan virus Covid-19 atau yang lebih dikenal virus corona dengan menerapkan Protokoler Aturan Memasuki Asrama dan Perkantoran Kodim 0111/Bireuen, Selasa (31/3/2020).

Langkah – langkah yang diambil antara lain akses keluar masuk menggunakan satu pintu berada di pintu 1 Makodim 0111/Bireuen, sedangkan pintu 2 dan pintu belakang memasuki perumahan ditutup.

Setiap personel/anggota/KBT/penghuni Asrama Kodim 0111/Bireuen yang memasuki lingkungan Asrama dan Perkantoran wajib diberhentikan oleh petugas kemudian dilakukan tindakan.

Bagi personel harus mencuci tangan menggunakan sabun antiseptic dan hand sanitizer dan masuk ke bilik sterilisasi Kodim.

Ssedangkan bagi kendaraan/material lainnya dilakukan penyemprotan cairandDisinfektan serta pengecekan identitas tamu serta barang bawaan tetap dilakukan sesuai Protap yang berlaku d iluar kegiatan pengamanan dalam upaya pencegahan Covid-19 di lingkungan Kodim 0111/Bireuen

Dandim 0111/Bireuen Letnan Kolonel Inf Zainal Abidin Rambe,S.Sos menyatakan, upaya mitigasi penyebaran virus Covid-19 ini sesuai dengan surat imbauan dari Kementerian Kesehatan yang selanjutnya dijalankan Kodim 0111/Bireuen untuk memastikan personel Kodim 0111/Bireuen dan tamu yang memasuki Kodim 0111/Bireuen bebas dari gejala virus Covid-19 seperti demam diatas 38 derajat celcius dan gejala flu lainnya.

“Kodim 0111/Bireuen secara aktif dan konsisten melakukan upaya-upaya preventif dan promotif, mengajak serta mengedukasi internal dan eksternal untuk melaksanakan hidup sehat melawan virus Covid-19,” kata Dandim.

Virus corona merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan disebabkan oleh virus yang menular melalui droplet (percikan ludah) yang dapat sewaktu-waktu keluar ketika bercakap-cakap yang hingga saat ini belum ditemukan obat dan vaksinnya.

“Akses pintu masuk akan dibuat satu jalur sehingga memudahkan petugas protokol untuk melakukan pengecekan suhu tubuh setiap personel dan tamu,” ungkap Dandim.

Dandim menambahkan, apabila ada personel atau tamu yang mengalami gejala demam diatas 38 derajat celcius dan sesak nafas akan segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga medis. (REL)

BAGIKAN