Khatib Idul Adha Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, Mendidik Anak Harus Meneladani Nabi Ibrahim

KABAR BIREUEN – Khatib Salat Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, Ustadz Dr. Syakir Jamaluddin, MA menegaskan jangan mentang mentang sebagai kepala keluarga dan merasa telah membiayai keluarga maka dengan seenaknya dapat memaksakan kehendak kepada anak anaknya.

“Kita lupa, sebenarnya anak anak kita lah yang telah banyak mengajari kita tentang bagaimana mencintai, bersabar menjadi orangtua seutuhnya. Coba kita pikirkan bagaimana menjadi orangtua tanpa anak anak dalam kehidupan nyata,” kata khatib yang juga Dosen Fakultas Ilmu Hadis di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Dihadapan ribuan jamaah salat Idul Adha 1441 Hijriah di Halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, di Desa Geulanggang Baroe, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Jumat (31/7/2020), khatib Syakir Jamaluddin mengajak para orangtua agar mendidik anak – anaknya dengan mengikuti Nabi Ibrahim alaihisalam mendidik putranya Ismail.

“Mari kita belajar dari Nabi Ibrahim alaihisalam yang mendidik anaknya Ismail dengan penuh cinta, keteladanan dan nasihat, sehingga Ismail tumbuh sebagai cahaya mata kebanggaan orangtuanya,” ujar khatib.

Sebut Syakir Jamaluddin, mendidik anak memang penuh ujian. Tapi bagi orangtua sekarang ini ujiannya tidak seberat yang dialami oleh Nabi Ibrahim dengan perintah menyembelih putranya Ismail.

“Allah memerintahkan menyembelih anaknya Ismail. Sungguh berat ujian yang dialami Ibrahim alaihisalam. Meski Ibrahim meyakini ini benar datang dari Allah, tapi Ibrahim tetap meminta pendapat anaknya. Dan jawaban Ismail sangat mengharukan ayahnya,” sebut Syakir Jamaluddin.

Pelajaran penting yang dapat diambil dari kisah teladan ini, sebut khatib Syakir Jamaluddin yaitu kesabaran ketika mendidik anak yang ditititpkan oleh Yang Maha Kuasa.

“Bapaknya sabar, maka anaknya pun sabar. Inilah yang disebut sebagai kecerdasan emosi dan spiritual atau ESQ. Mendidiknya tidak bisa dengan nasihat semata, tapi dengan contoh atau keteladanan langsung,” sebutnya.

Seterusnya khatib Syakir Jamaluddin menjelaskan bahwa bagi kita yang hidup di masa sekarang ini tentu tidak diuji seberat ujian yang diterima Nabi Ibrahim. Hal itu sebut khatib karena Allah menguji seseorang berbanding lurus dengan kekuatan iman.

“Yang saya mau katakan bahwa hanya orangtua yang memiliki kualitas jiwa dan akal yang tinggi yang mampu melahirkan anak-anak dengan kualitas jiwa dan akal yang tinggi pula. Menginginkan anak shalih tapi kita sebagai orangtua tidak berupaya memperbaiki diri, itu mimpi namanya,” sebut Dr Syakir Jamaluddin yang juga Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Khatib Syakir Jamaluddin juga menyampaikan beberapa pesan yang pernah disampaikan Nabi Muhammad salallahualaihi wasalam melalui khutbah perpisahannya di Padang Arafah pada 1431 tahun yang silam (9 Dzulhijah tahun 10 H)

Pertama, agar menjaga persaudaraan. Tidak boleh lagi ada pertumpahan darah, saling menyakiti, dan saling mengambil harta dengan cara yang zalim.

Kata Nabi salallauhualaihiwasalam, sebut khatib, “Ayyuhan-nas! Sesungguhnya orang beriman itu bersaudara, dan tidak halal seseorang mengambil harta saudaranya melainkan dengan kerelaannya.

Kata Nabi mencuri, membuat seluruh ibadahmu, salatmu, hajimu, qurbanmu tidak sah. Apalagi korupsi uang rakyat, korupsi bantuan kemanusiaan saat musibah, menaikkan harga vaksin dan obat-obatan dengan berlipat-lipat di saat musibah seperti pandemi saat ini”.

Pesan kedua yang disampaikan nabi dalam khutbahnya itu, sebut khatib Syakir Jamaluddin yaitu supaya menjauhi semua bentuk riba, karena riba itu merupakan bentuk nyata dari sistem ekonomi kapitalisme yang zalim.

Di Bireuen, Dr. Syakir Jamaluddin, MA tidak saja berkesempatan menjadi khatib Iduladha 1441 Hijriyah di Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen, tapi juga sempat memberikan beberapa kali pengajian dengan warga organisasi islam tertua di Indonesia itu.

Selanjutnya juga sebagai khatib jumat perdana Masjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan di Desa Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Sementara yang dipercayakan untuk menjadi imam jumat pertama di Masjid Taqwa Muhammadiyah Peusangan yaitu mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh Madinah (IMAM) Ustadz Asrul Fuadi Lc MA yang juga lulusan S2 Universitas Islam Madinah. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Perluas Sinergi dengan Muhammadiyah, Sasar 164 Kampus dan 50.000 UMKM ‎

0
KABAR BIREUEN, ‎Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperluas sinergi dengan Muhammadiyah untuk mengembangkan layanan perbankan syariah bagi ekosistem 164 perguruan...

Raih Nilai 36, Kemukiman Suka Damai Juara Umum MTQ Makmur

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kemukiman Suka Damai berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, tahun 2026,...

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Wakil Bupati Bireuen: Kita Harus Bentuk Generasi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah...

Sosialisasi, Penekanan dan Pencegahan Percaloan Werving Caba-Cata TNI AD 2027, Dandim 0111/Bireuen: Masuk Tentara...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Komando Distrik Militer (Kodim) 0111/Bireuen menyosialisasikan informasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) tahun 2027 melalui jalur Bintara Prajurit Karier...

Polres Bireuen Edukasi Bahaya Judi Daring dan Penipuan Digital kepada Pelajar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan -Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan edukasi mengenai bahaya judi daring dan berbagai modus penipuan digital kepada perwakilan pelajar SMA/SMK Se-Kabupaten Bireuen,...

KABAR POPULER

Pemkab Bireuen Tegaskan Penanganan Pascabencana Dilakukan Bertahap, Tak Ada yang Dianaktirikan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Akhir-akhir ini muncul narasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang digawangi oleh H. Mukhlis-Razuardi, pilih kasih dalam melakukan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda...

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Wakil Bupati Bireuen: Kita Harus Bentuk Generasi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat menyelenggarakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah...

Raih Nilai 36, Kemukiman Suka Damai Juara Umum MTQ Makmur

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kemukiman Suka Damai berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, tahun 2026,...

Sosialisasi, Penekanan dan Pencegahan Percaloan Werving Caba-Cata TNI AD 2027, Dandim 0111/Bireuen: Masuk Tentara...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Komando Distrik Militer (Kodim) 0111/Bireuen menyosialisasikan informasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) tahun 2027 melalui jalur Bintara Prajurit Karier...

Polres Bireuen Edukasi Bahaya Judi Daring dan Penipuan Digital kepada Pelajar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan -Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan edukasi mengenai bahaya judi daring dan berbagai modus penipuan digital kepada perwakilan pelajar SMA/SMK Se-Kabupaten Bireuen,...