Minggu, 19 April 2026

Ketua PMI Bireuen: Ada yang Mempolitisir Permasalahan Internal Saya dengan Relawan PMI

KABAR BIREUEN – Ketua Palang Merah Indonsia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra alias Edi Obama, menduga, ada orang-orang tertentu yang telah memanfaatkan permasalahannya dengan Syahrul Rizal (salah seorang Relawan PMI Bireuen), untuk mencemarkan nama baiknya dan mempolitisir persoalan tersebut.

Untuk mengetahui fakta yang sebenarnya, Edi Obama mengungkapkan kronologis kejadiannya kepada Kabar Bireuen, Kamis (22/6/2017).

Kejadian ini, kata dia, berawal dari postingan facebook pada 17 Juni 2017 atas nama Syahrul Rizal Lbr, yang tidak lain adalah Relawan PMI Kabupaten Bireuen. Di postingan tersebut, Syahrul menyampaikan keinginannya untuk berbuka puasa bersama anggota PMI. Bagi Edi, postingan tersebut tidak ada masalah, dan hak setiap orang untuk menyampaikan informasi.

Akan tetapi, banyak komentar di dalamnya yang menjadi bahan olokan dan sindiran. Makanya, Edi Obama dalam kapasitasnya sebagai Ketua PMI Bireuen, merasa tersinggung.

Melihat postingan dan komentar tersebut, Edi mencoba menghubungi Syahrul Rizal, Rabu dini hari (21/6/2017). Dia menanyakan, kenapa harus begitu cara penyampaiannya ke media sosial. Padahal, selama ini hubungan keduanya sangat baik.

Syahrul Rizal langsung meminta maaf kepada Ketua PMI atas kesalahan postingannya tersebut. Sesaat kemudian, Edi mencoba menghubunginya kembali, tapi tidak diangkat.

Merasa penasaran kenapa teleponnya tidak diangkat, Edi bersama para relawan PMI dan sopir pribadinya mendatangi rumah Syahrul di Gampong Teupok Baroh, Kecamatan Jeumpa. Sesampainya mereka di sana, ternyata Syahrul tidak berada di tempat, melainkan di rumah mertuanya.

Sambil menanti kedatangan Syahrul, Edi Obama menungguinya di teras rumah. Kemudian, tibalah Syahrul dan minta maaf atas kesalahan terkait postingannya tersebut.

Di situlah terjadi kekhilafan bagi Edi Obama. Sambil menasehatinya, tanpa sengaja Edi mangayunkan tangannya ke arah Syahrul. Itu pun karena Edi merasa kesal tangannya terus dipeluk oleh Syahrul sambil meminta maaf. Bahkan, sampai Edi pulang pun, tangannya masih dipeluk sambil meminta maaf.

“Kalau tidak ada salah, kenapa Syahrul harus minta maaf. Ini membuktikan, Syahrul juga merasa salah terkait postingannya yang menyudutkan lembaga yang membesarkan namanya tersebut,” sebut Edi.

Setelah terjadinya insiden tersebut, Edi bersama relawan PMI pergi meninggalkan rumah Syahrul. Keesokan harinya, Syahrul menghadap Sekretaris PMI Bireuen, Juanda. Tujuannya, meminta dimediasi agar dapat dipertemukan dengan Edi, untuk meminta maaf dengan disaksikan pengurus lainnya.

Setelah bertemu, Syahrul langsung meminta maaf atas kesalahannya tersebut. Edi juga sudah memaafkannya yang disaksikan oleh pengurus PMI Kabupaten Bireuen.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada bawahannya, Edi juga berinisiatif menjumpai pihak keluarga Syahrul. Tujuannya, untuk bersilaturrahmi sekaligus meminta maaf kepada keluarga Syahrul.

Sesampai di rumah Syahrul, rombongan pengurus PMI Bireuen disambut oleh pihak keluarga dan perangkat desa tersebut. Dalam sambutannya, Keuchik Teupok Baroh menyambut baik kedatangan Ketua PMI Bireuen beserta rombongan. Apalagi, Edi sudah menyampaikan permohonan maafnya kepada pihak keluarganya.

Namun, masalah perdamaian diserahkan kepada pihak keluarga. Mereka menginginkan agar masalah ini dapat diproses secara hukum.

Menyikapi permintaan keluarga, dalam sambutannya Edi Obama dengan berjiwa besar, mengakui kesalahannya tersebut. Dia mempersilahkan pihak keluarga untuk menempuh jalur hukum.

“Saya datang ke sini untuk bersilaturrahmi dengan pihak keluarga, karena masalah saya dengan Syahrul sudah didamaikan dan diselesaikan oleh internal PMI serta disaksikan oleh pengurus,” begitu diakui Edi dalam pertemuan saat itu.

Menurut Edi, sebenarnya hal tersebut tidak bermasalah lagi. Sebab, antara dia dan Syahrul secara pribadi sudah mengakui kesalahan masing-masing dan saling memaafkan.

Alasan Edi ini juga diperkuat oleh permintaan maaf dari akun pribadi Syahrul Rizal LBr. Kemudian, dilanjutkan dengan permintaan maaf secara langsung kepada Ketua PMI Bireuen disaksikan oleh pengurus.

Namun, tiba-tiba permintaan maaf tersebut sudah dihapus. Bahkan, postingan lain yang menyinggung perasaan Edi, juga telah dihapus.

Edi menduga, masalah tersebut sudah dibesar-besarkan dan dipolitisir oleh orang-orang yang ingin memanfaatkan persoalan itu untuk mencemarkan nama baik dan membunuh karakternya.

Hal ini, sebut Edi, terlihat dari postingan Adli SE (Sekretaris BPBD Bireuen) di akun pribadi media sosialnya. Bahkan, dalam sambutannya mewakili pihak keluarga ketika itu, Adli SE menyampaikan kata-kata yang menyudutkan Ketua PMI Bireuen. Sehingga, membuat pihak keluarga Syahrul tidak mau berdamai lagi.

“Alhamdulillah, kita ada screenshoot semua dan kita simpan sebagai barang bukti bila diperlukan. Masak orang yang telah berdamai, baik secara langsung maupun melalui media sosial, tiba-tiba melanjutkan kembali kasus ini ke ranah hukum,” kata Edi dengan penuh keheranan.

Menyangkut masalah ini, Edi Obama telah melaporkan Adli SE ke Polres Bireuen terkait postingannya di facebook yang telah mencemarkan lembaga PMI dan dirinya dengan Nomor: TBL/14/VI/2017/Reskrim, Tanggal 22 Juni 2017. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Bireuen Hadiri Konferensi IV Forum KKA di Banda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menghadiri secara langsung Konferensi IV Forum Komunikasi Pemerintah Kabupaten/Kota (FKKA) Se Aceh yang berlangsung...

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...