Minggu, 26 April 2026

Kakankemenag Bireuen: Untuk Jadi Kepala Madrasah Syaratnya Lulus Cakep dan Ukom

KABAR BIREUEN, Bireuen – Untuk menjadi kepala madrasah, mulai MIN, MTsN dan MAN di jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen tidak dipungut biaya, alias gratis, tetapi harus memenuhi persyaratan.

“Syarat menjadi kepala madrasah harus lulus Cakep, Ukom dan direkomendasikan oleh Baperjakat. Dan tidak dipungut biaya apa pun, alias gratis,” tegas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, SAg MPd, kepada Kabar Bireuen, Senin (22/9/2025).

Dijelaskannya, lulus seleksi calon kepala sekolah (Cakep) dan uji kompetensi (Ukom) adalah syarat utama bagi guru untuk diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah (madrasah).

Selain itu, tambahnya lagi, jenjang kepangkatan minimal golongan tiga, dan batas usia tidak boleh di atas 58 tahun.

“Jadi, bukan atas dasar kedekatan atau suka tidak suka. Siapa pun memenuhi syarat berhak diusulkan sebagai kepala madrasah dan harus melalui proses Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan),” imbuh mantan Kabid Pendidikan Agama Kanwil Kemenag Provinsi Aceh ini.

Sebutnya lagi, guru yang boleh diangkat sebagai kepala madrasah, tidak boleh beda satuan kerja (satker).

“Contohnya, guru atau kepala madrasah pada satker swasta tidak boleh diangkat sebagai kepala madrasah di sekolah (madrasah) negeri. Tetapi harus beralih dulu ke satker negeri,” papar Zulkifli.

SK pengangkatan kepala madrasah, lanjutnya, untuk PNS dengan golongan tiga dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag. Sementara pegawai yang golongan empat, harus diusulkan ke pusat (Menteri Agama).

“Makanya di Bireuen yang diusulkan sebagai kepala madrasah pegawai yang golongan tiga biar cepat, mengingat banyak madrasah jabatan kepala dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) sudah dua tahun. Saya dapat arahan dari Bapak Kakanwil saat baru menjabat Kakankemenag di sini (Bireuen) untuk mempercepat pengangkatan kepala definitif,” ujarnya.

Kenapa syarat kepala madrasah harus ada Cakep dan Ukom? “Cakep dan Ukom bukan hanya sekedar administrasi, tetapi kemampuan manajerialnya sudah teruji,” tandasnya.

Ia mencontohkan, Kepala MAN 2 Bireuen (MAN Cot Gapu) yang baru beberapa bulan dilantik langsung membuat gebrakan, dan sukses meraih dua prestasi di Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Bireuen.

“MAN 2 Bireuen juga dapat juara pada festival HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya sekolah ini tidak pernah dapat juara. Ini luar biasa prestasi yang dicapai dalam waktu singkat,” pungkasnya. (Rizanur) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...