KABAR BIREUEN – Kedatangan Syech Abdurrahman Al Hasan dari Palestina di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Bireuen, Minggu malam (20/5/2018), mendapat sambutan hangat Imum Chiek Tgk. H. Djamaluddin Idris dan segenap jamaah tarawih Masjid Agung tersebut.
Amatan Kabar Bireuen, usai shalat tarawih, pengurus Masjid Agung Sultan Jeumpa Tgk. M. Jafar, mengumumkan kepada seluruh jamaah tarawih agar bersabar menunggu sebentar untuk menyambut tamu Syech Abdurrahman Al-Hasan dari Palestina. Dia akan menyampaikan ceramah singkat tentang kepedulian sesama muslim terhadap rakyat Palestina yang masih didera kekejaman tentara Israil.
Penggalangan dana kemanusiaan rakyat Palestina diawali dengan pengalungan kain sal Palestina oleh Syech Abdurrahman Al-Hasan kepada Imum Chiek Masjid Agung, Tgk. H. Djamaluddin Idris dan pengurus masjid, Tgk. M. Jafar.
Ceramah Syech Abdurrahman Al-Hasan dalam bahasa Arab yang diterjemahkan oleh Zaim Hanafi, Lc, MA asal Jawa Timur alumni Universitas Sudan ke dalam bahasa Indonesia. Diselingi dengan tayangan video tentang kekejaman tentara Israil terhadap rakyat Palestina. Baik terhadap kaum laki-laki, perempuan maupun anak-anak yang di luar perikemanusiaan.
Para jamaah tarawih sangat terenyuh saat menyaksikan tayangan video kekejaman tentara Israil terhadap rakyat Palstina itu. Karenanya, dengan spontan mereka memberikan sedekah dana sesuai kemampuan masing-masing. Dengan memasukkan sedekah dana tersebut ke dalam kotak amal yang diedarkan oleh beberapa petugas.
Syech Abdurrahman Al-Hasan melalui juru bahasa Zaim Hanafi kepada Kabar Bireuen mengatakan, Syech Abdurrahman Al-Hasan asal Palestina berangkat dari Yordania melalui Jakarta. Kemudian, menuju ke Aceh untuk menggalang bantuan dana kemanusiaan bagi rakyat Palestina yang masih didera penderitaan, akibat kekejaman tentara Ismail.
“Penggalangan dana tersebut dimulai dari Banda Aceh, Pidie dan Minggu malam (20/5/2018) di Masjid Agung Sultan Jeumpa. Berikutnya, akan menyusul ke Takengon, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Tamiang dan beberapa kota lainnya di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan,” jelas Zaim Hanafi. (H AR Djuli)










