KABAR BIREUEN-Dalam mengurangi beban keluarga kurang mampu pemerintah Gampong Geulanggang Panah, kecamatan Kutablang mengalokasikan anggaran pendapatan belanja gampong (APBG) untuk program rehap rumah warga miskin

Hal dikatakan oleh Keuchik Geulanggang panah Multazami Abubakar kepada Kabar Bireuen, Kamis(5/9/2019), yang terus berupaya dan berusaha menciptakan berbagai program yang dapat menyetuhkan langsung kebutuhan hidup warga yang dipimpinnya saat ini.

“Bahkan ini salah satunya program rehap rumah yang merupakan bentuk inisiatif dirinya bersama perangkat gampong untuk membatu warga miskin,” ujarnya

Dikatakannya, bagi penerima rumah rehap tersebut juga tidak semudahnya mendapatkan tentunya melalui proses dan mekanisme aturan yang telah dirumuskan bersama tuha peut dan perangkat gampong.

“Sehingga bagi yang menerima mamfaat benar-benar tepat sasaran bahkan sebelum dilaksanakan proses pembangunan terlebih dahulu dilakukan musrembang gampong yang dihadiri oleh seluruh masyarakat setempat “, sebutnya.

Berdasarkan hasil Musrembang Gampong memutuskan per unit rumah rehap mendapatkan kuncuran anggaran Ro 15 juta

Alhamdulillah, ucapnya, tahun 2019 ini mampu merehap 14 unit rumah warga miskin,ini juga tak lepas dari dukungan masyarakat sehingga apa yang kami rencanakan berjalan dengan lancar dan baik sehingga dengan adanya program ini masyarakat pun dapat merasakan manfaat Dana Desa.

“Bahkan untuk mengurangi beban anggaran desa dalam pembangunan proyek fisik yang bersifat skala besar saya selaku keuchik tidak melaksanakan dengan anggaran desa,akan tetapi kami mencoba berusaha melobi anggaran dari pemeritah kabupaten atau provinsi untuk pembangunan yang bersifat skala besar. Sehingga dana desa dapat kami peruntuhkan untuk kegiatan yang bersifat langsung dirasakan oleh warga banyak,” ungkapnga.

Sejak digulirnya anggaran dana desa oleh pemeritah pusat, pihaknya sudah melakukan berbagai terobosan, baik itu pemeritahan sebelumnya maupun saat ini mulai pembangunan infrastruktur, bidang pertanian, peningkatan SDM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, Penyertaan Modal BUMG dan Program sosial lain yang bersifat langsung.

“Karena dengan adanya dana desa ini tentunya kita berharap dapat di rasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (Ihkwati)

BAGIKAN