Minggu, 31 Mei 2026

DKA Harus Bisa Hidupkan Kembali Kesenian di Bireuen

KABAR BIREUEN – Dengan telah dilantiknya pengurus baru Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen periode 2017-2022 di bawah kepemimpinan H. Mukhlis, A.Md, diharapkan bisa membawa angin segar bagi perkembangan seni budaya di Kota Juang ini.

Hal tersebut mengingat, selama ini keberadaan DKA di Kabupaten Bireuen hanya sebagai formalitas belaka. Tanpa bisa berbuat banyak untuk menumbuhkembangkan seni budaya di sini, sebagai warisan leluhur kita.

Hal itu diungkapkan salah seorang peminat seni budaya di Bireuen, Tarmizi Age, kepada Kabar Bireuen, Senin (25/12/2017).

Dikatakan Tarmizi Age, terlepas kendala selama ini pada persoalan klasik yaitu tidak dianggarkannya dana dari pemerintah setempat untuk DKA. Namun, seni budaya itu tidak boleh mati dan harus tetap hidup terus sepanjang masa, sebagai bagian dari peradaban manusia di muka bumi ini.

“DKA harus menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi penggiat seni di sini. Keberadaan DKA harus menjadi motivator untuk menghidupkan kembali kesenian, khususnya seni budaya tradisional yang ada di Kabupaten Bireuen,” jelas pria yang bernama panggilan Mukarram ini.

Misalnya, kata dia, menghidupkan kembali seni tutur seumapa (seni saling berbalas pantun dalam bahasa Aceh), seudati, rapai, baca puisi, melukis dan jenis kesenian lainnya. Dengan mengadakan perlombaan tingkat SD, SMP, SMA dan juga dayah. Begitu juga di tingkat gampong dari seluruh Kabupaten Bireuen.

“Itu sebagai upaya pelestarian seni budaya lokal yang terancam punah di Bireuen. Juga sebagai ajang pencarian bakat-bakat seni yang dimiliki masyarakat Bireuen dan selama ini tidak tersalurkan,” papar Mukarram.

Menurut Mukarram, sebenarnya banyak bakat-bakat terpendam bidang seni di kalangan masyarakat Bireuen. Namun, selama ini tidak terangkat ke permukaan. Sebab, mereka seperti anak ayam kehilangan induknya. Tidak ada yang menaunginya.

Bahkan, tidak sedikit juga penggiat berbagai jenis seni yang telah berhasil dan terkenal di daerah lain. Padahal kalau ditelisik asal-usulnya, mereka berasal dari Bireuen.

“Hal inilah yang harus menjadi PR bagi H. Mukhlis dan pengurus lainnya di DKA Bireuen. Kalau itu tidak mereka lakukan, keberadaan DKA di sini tetap saja seperti dulu. Hanya sebagai formalitas belaka dan tidak dapat mengembangkan seni budaya di Kota Juang ini,” imbuh pria yang lama menetap di negara Denmark tersebut.

Yang sangat penting lagi, diingatkan Mukarram, sebagai lembaga kesenian, DKA harus disterilkan dari kepentingan politik siapapun. Tidak masalah pengurusnya berlatar belakang seorang politisi dari partai politik manapun. Asalkan, mereka tidak membawa kepentingan atau misi-misi partai politik ke dalam tubuh DKA Bireuen. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Open House Edi Obama, Jadi Ajang Silaturahmi Tokoh Politik dan Pemimpin Daerah di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen sekaligus Ketua PMI Bireuen,...

Perkuat Solidaritas Profesi, PPNI Bireuen Bagikan Daging Qurban untuk Pengurus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen membagikan daging qurban untuk pengurus DPD dan para Ketua DPK se-Kabupaten Bireuen. Pembagian...

Mahkamah Syar’iyah Bireuen Sembelih 11 Sapi dan Seekor Kambing Kurban

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mahkamah Syar’iyah Bireuen menyembelih 11 ekor sapi dan seekor kambing kurban pada Sabtu (30/5/2026) dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447...

Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim, Bupati Bireuen Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut hangat kunjungan dan aksi kemanusiaan dari lembaga sosial internasional asal Jerman, Hasene International, dalam...

Sembelih 12 Hewan Kurban, Panitia Bagikan 508 Kupon Daging kepada Warga Gampong Geudong-Geudong

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang -Proses pembagian daging kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah /2026 Masehi, di Gampong (Desa) Geudong-Geudong, Kecamatan Kota...

KABAR POPULER

Selaras dengan Program Kadisdik Aceh Murthalamuddin, Plt. Kacabdisdik Bireuen Apresiasi Lonjakan Kelulusan SNBT 2026:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Capaian luar biasa kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen. Berdasarkan pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026, sebanyak...

Mahkamah Syar’iyah Bireuen Sembelih 11 Sapi dan Seekor Kambing Kurban

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mahkamah Syar’iyah Bireuen menyembelih 11 ekor sapi dan seekor kambing kurban pada Sabtu (30/5/2026) dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447...

Salurkan Ratusan Paket Kurban dan Santunan Yatim, Bupati Bireuen Apresiasi Lembaga Internasional Hasene Jerman

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyambut hangat kunjungan dan aksi kemanusiaan dari lembaga sosial internasional asal Jerman, Hasene International, dalam...

Perkuat Solidaritas Profesi, PPNI Bireuen Bagikan Daging Qurban untuk Pengurus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Bireuen membagikan daging qurban untuk pengurus DPD dan para Ketua DPK se-Kabupaten Bireuen. Pembagian...

Warga Dusun Kommes Sembelih 22 Hewan Kurban, Tiga Ekor Sapi Berasal dari Lembaga Amal...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Warga Dusun Kommes, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat pada Hari Raya...