DKA Harus Bisa Hidupkan Kembali Kesenian di Bireuen

KABAR BIREUEN – Dengan telah dilantiknya pengurus baru Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen periode 2017-2022 di bawah kepemimpinan H. Mukhlis, A.Md, diharapkan bisa membawa angin segar bagi perkembangan seni budaya di Kota Juang ini.

Hal tersebut mengingat, selama ini keberadaan DKA di Kabupaten Bireuen hanya sebagai formalitas belaka. Tanpa bisa berbuat banyak untuk menumbuhkembangkan seni budaya di sini, sebagai warisan leluhur kita.

Hal itu diungkapkan salah seorang peminat seni budaya di Bireuen, Tarmizi Age, kepada Kabar Bireuen, Senin (25/12/2017).

Dikatakan Tarmizi Age, terlepas kendala selama ini pada persoalan klasik yaitu tidak dianggarkannya dana dari pemerintah setempat untuk DKA. Namun, seni budaya itu tidak boleh mati dan harus tetap hidup terus sepanjang masa, sebagai bagian dari peradaban manusia di muka bumi ini.

“DKA harus menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi penggiat seni di sini. Keberadaan DKA harus menjadi motivator untuk menghidupkan kembali kesenian, khususnya seni budaya tradisional yang ada di Kabupaten Bireuen,” jelas pria yang bernama panggilan Mukarram ini.

Misalnya, kata dia, menghidupkan kembali seni tutur seumapa (seni saling berbalas pantun dalam bahasa Aceh), seudati, rapai, baca puisi, melukis dan jenis kesenian lainnya. Dengan mengadakan perlombaan tingkat SD, SMP, SMA dan juga dayah. Begitu juga di tingkat gampong dari seluruh Kabupaten Bireuen.

“Itu sebagai upaya pelestarian seni budaya lokal yang terancam punah di Bireuen. Juga sebagai ajang pencarian bakat-bakat seni yang dimiliki masyarakat Bireuen dan selama ini tidak tersalurkan,” papar Mukarram.

Menurut Mukarram, sebenarnya banyak bakat-bakat terpendam bidang seni di kalangan masyarakat Bireuen. Namun, selama ini tidak terangkat ke permukaan. Sebab, mereka seperti anak ayam kehilangan induknya. Tidak ada yang menaunginya.

Bahkan, tidak sedikit juga penggiat berbagai jenis seni yang telah berhasil dan terkenal di daerah lain. Padahal kalau ditelisik asal-usulnya, mereka berasal dari Bireuen.

“Hal inilah yang harus menjadi PR bagi H. Mukhlis dan pengurus lainnya di DKA Bireuen. Kalau itu tidak mereka lakukan, keberadaan DKA di sini tetap saja seperti dulu. Hanya sebagai formalitas belaka dan tidak dapat mengembangkan seni budaya di Kota Juang ini,” imbuh pria yang lama menetap di negara Denmark tersebut.

Yang sangat penting lagi, diingatkan Mukarram, sebagai lembaga kesenian, DKA harus disterilkan dari kepentingan politik siapapun. Tidak masalah pengurusnya berlatar belakang seorang politisi dari partai politik manapun. Asalkan, mereka tidak membawa kepentingan atau misi-misi partai politik ke dalam tubuh DKA Bireuen. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Fikom Umuslim Perpanjang Kerja Sama dengan FTIK Undhar Medan, Fokus Perkuat Tri Dharma dan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Kabupaten Bireuen, memperpanjang kerja sama dengan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK)...

Tiga Periode Pimpin PMI Bireuen, Edi Saputra Teguhkan Pengabdian Tanpa Batas di Jalur Kemanusiaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Edi Saputra, S.H., M.M. kembali terbukti. Pria yang akrab disapa Edi Obama ini terpilih secara aklamasi...

Kunjungan ke Bireuen, Kapolda Aceh Silaturahmi dengan Pemkab dan Serahkan 1.000 Paket Sembako untuk...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Polda Aceh menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat, Rabu (22/7/2026) di Balai Pembangunan Desa Kantor Camat Peusangan, Kabupaten...

Besok PMI Ranting Peusangan Gelar Donor Darah di Cot Iju, Ajak Masyarakat Jadi Pendonor...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – PMI Ranting Peusangan bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. Fauziah Bireuen akan menggelar aksi donor darah di...

Muskab VI PMI Bireuen, 17 Pengurus Ranting Sepakat Pilih Kembali Edi Obama Sebagai Ketua

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Edi Saputra atau yang akrab disapa Edi Obama dipilih kembali sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen periode 2026-2031. Edi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Tangkap Enam Pengedar Sabu 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bireuen berhasil mengamankan enam orang terduga pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Bireuen...

TP-PKK Kecamatan Peudada Juara Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Peudada berhasil meraih juara 1 dalam lomba masak serba ikan tingkat...

Tiga Periode Pimpin PMI Bireuen, Edi Saputra Teguhkan Pengabdian Tanpa Batas di Jalur Kemanusiaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Edi Saputra, S.H., M.M. kembali terbukti. Pria yang akrab disapa Edi Obama ini terpilih secara aklamasi...

Buka Muskab VI, Bupati Bireuen: PMI Mitra Strategis Pemerintah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen Tahun 2026 di Aula Lama Setdakab...

Muskab VI PMI Bireuen, 17 Pengurus Ranting Sepakat Pilih Kembali Edi Obama Sebagai Ketua

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Edi Saputra atau yang akrab disapa Edi Obama dipilih kembali sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen periode 2026-2031. Edi...