KABAR BIREUEN, Bireuen – Setiap tahun ajaran baru, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bireuen mencetuskan berbagai ide kreatif untuk menyambut peserta didik baru.
Tahun ajaran 2026/2027 ini, SDIT Muhammadiyah meluncurkan program Ta’aruf Sahabat Muhammadiyah (TaSaMuh) saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
TaSaMuh yang dimulai Senin (13/7/2026), mengusung tema “Menyambut Sahabat Kecil dengan Hati, Menumbuhkan Generasi Qurani Berkarakter dan Cerdas Digital.”
Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen, Ustadz Ahmad Suhandi, SPdI dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen menyampaikan, kegiatan MPLS tersebut diawali dengan arak-arakan yang penuh kehangatan.
Seluruh siswa baru berkumpul dan berbaris tertib sebelum diarahkan memasuki “Lorong Harapan.”
BACA JUGA: Sambut Tahun Ajaran Baru, Bupati Bireuen Minta Ayah Luangkan Waktu Antar Anak ke Sekolah
“Jalur penyambutan yang dirangkai penuh semangat, doa dan harapan untuk mengawali perjalanan pendidikan mereka (siswa),” ujar Ahmad Suhandi.
Kemudian, siswa diantar melewati lorong harapan dipandu anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), yang sebelumnya para siswa meng-scan barcode kehadiran.
“Sepanjang jalur, siswa baru disambut meriah oleh kakak kelas dan para dewan guru memberikan applaus (tepuk tangan) dan senyum hangat serta sapaan penuh semangat. Tercipta suasana akrab, menyenangkan dan sangat berkesan,” paparnya.
Usai melewati lorong harapan, sebanyak 97 peserta didik baru diajak berkeliling mengunjungi berbagai spot kegiatan MPLS, seperti pohon harapan, foto booth, dan cermin ajaib.

Masing-masing spot dibuat dengan tujuan tersendiri. Pohon harapan, sebagai tempat siswa menuliskan cita-cita, harapan dan impian selama menempuh pendidikan di sekolah milik Persyarikatan Muhammadiyah.
Spot foto booth menjadi sarana mengabadikan momen istimewa pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar SDIT Muhammadiyah.
Sementara cermin ajaib sebagai ruang bagi siswa menyampaikan afirmasi positif guna menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar yang tinggi.
Ahmad mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme orang tua peserta didik yang hadir ke sekolah. Ia mengaku, sangat bahagia melihat semangat yang ditunjukkan, terutama para ayah yang rela meninggalkan pekerjaannya untuk mengantarkan buah hati di hari pertama sekolah.
BACA JUGA: Hari Pertama Sekolah, Puluhan Siswa Baru SDN 19 Juli Dapat Tas dan Alat Tulis Gratis
“Insya Allah ini adalah momen yang sangat berharga. Pihak sekolah senantiasa berkomitmen menghadirkan program unggulan yang melibatkan peran aktif para ayah dalam mendampingi putra-putrinya secara langsung,” ungkapnya.
Ia berharap, TaSaMuh menjadi langkah awal yang indah, menanamkan nilai-nilai keislaman, karakter mulia, serta kesiapan menghadapi era digital bagi seluruh siswa baru SD Muhammadiyah Bireuen.
Sementara Ketua Panitia SPMB SDIT Muhammadiyah Bireuen, Ustadzah Fatimah Zuhra, menambahkan, tahun ajaran 2026/2027 jumlah peserta didik baru SD Muhammadiyah Bireuen meningkat dari tahun sebelumnya.
“Tahun ini (Tahun Ajaran 2026/2027) kami membuka empat kelas dengan jumlah peserta didik 97 siswa. Insya Allah ini menjadi ikhtiar kita bersama, dan semangat ini akan terus kita jaga untuk pelaksanaan SPMB pada tahun mendatang,” sebutnya. (Rizanur)











