Aceh Tengah dan Bener Meriah Ukir Sejarah, Raih Juara Umum Gema Muharram 1448 H di Dayah Tauthiatuth Thullab Arongan

KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam – Kafilah Aceh Tengah dan Bener Meriah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum pada ajang Gema Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung di Dayah Tauthiatuth Thullab Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Prestasi tersebut terasa istimewa karena menjadi salah satu capaian bersejarah bagi kedua daerah setelah penantian panjang selama puluhan tahun. Dalam perhelatan yang berlangsung sejak 14 hingga 22 Juni 2026 itu, Kafilah Aceh Tengah dan Bener Meriah tampil gemilang mengungguli peserta dari delapan kabupaten yang ikut berkompetisi.

Gema Muharram 1448 H diikuti para santri dari berbagai daerah di Aceh dan menjadi ajang unjuk kemampuan serta pengembangan bakat dalam berbagai cabang perlombaan keislaman. Persaingan berlangsung ketat karena setiap daerah mengirimkan santri-santri terbaiknya.

Secara historis, pencapaian ini memiliki makna yang sangat mendalam. Sejak tahun 1972, Aceh Tengah dan Bener Meriah tercatat baru tiga kali meraih gelar juara umum. Bahkan, pada salah satu kesempatan, gelar tersebut sempat gagal diraih setelah kalah dalam proses penentuan melalui undian.

Keberhasilan tahun ini pun disambut penuh haru dan kebanggaan oleh para peserta, pendamping, serta masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah yang hadir menyaksikan pengumuman hasil perlombaan.

Bagi para santri yang menuntut ilmu jauh dari kampung halaman, kemenangan tersebut tidak hanya bermakna sebagai perolehan piala dan sertifikat, tetapi juga menjadi bukti bahwa ketekunan dalam belajar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Ketua Kafilah Aceh Tengah dan Bener Meriah, Rajuli Bahtera, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang dengan penuh dedikasi hingga berhasil membawa pulang gelar juara umum.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dapat memberikan perhatian serta apresiasi kepada para santri yang telah mengharumkan nama daerah.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah dapat hadir memberikan semangat dan apresiasi kepada para santri yang telah mengharumkan nama daerah. Kehadiran pemerintah, walaupun sederhana, akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka yang sedang menuntut ilmu di luar daerah,” ujar Rajuli Bahtera, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, dukungan tersebut akan menjadi motivasi besar bagi para santri untuk terus berprestasi dan membawa nama baik daerah pada berbagai ajang keagamaan di masa mendatang.

Meski berhasil meraih prestasi tertinggi, Rajuli mengingatkan seluruh anggota kafilah agar tetap rendah hati dan terus meningkatkan kualitas diri. Ia menilai mempertahankan prestasi jauh lebih berat dibandingkan meraihnya.

Keberhasilan di Dayah Tauthiatuth Thullab Arongan, menjadi bukti santri Aceh Tengah dan Bener Meriah mampu bersaing dan tampil sebagai yang terbaik di tingkat provinsi. Prestasi itu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peserta dan keluarga mereka, tetapi juga bagi seluruh masyarakat serta pemerintah daerah.

Capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu lahirnya lebih banyak generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan mampu mengharumkan nama Aceh Tengah dan Bener Meriah melalui berbagai prestasi pada masa mendatang. (Red) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sambut Tahun Ajaran Baru, Bupati Bireuen Minta Ayah Luangkan Waktu Antar Anak ke Sekolah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen mengajak para orang tua, khususnya para ayah, untuk mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah pada...

Jadikan Program Prioritas, Bupati Bireuen Canangkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber sebagai langkah nyata membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program...

Kapolda Aceh Tinjau Kesiapan Hunian Tetap Presisi di Aceh Tamiang Jelang Peresmian

0
KABAR BIREUEN Aceh Tamiang – Memasuki hari kedua bertugas sebagai Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, meninjau kesiapan Hunian Tetap (Huntap)...

PMI Bireuen Akan Gelar Muskab VI, Pendaftaran Balon Ketua Dibuka Mulai 17 Juli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepengurusan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2021-2026 berakhir 31 Agustus 2026. Untuk melanjutkan estafet kepengurusan, akan...

Daftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah Lewat BSI Agen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Transformasi dan inovasi menjadi bagian perjalanan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk memberikan layanan optimal bagi nasabah dan...

KABAR POPULER

Luncurkan Qanun Ketertiban Hewan Ternak di Tambue, Bupati Bireuen Harap Jadi Percontohan bagi Kemukiman...

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi meluncurkan Qanun Kemukiman Tambue Nomor I Tahun 2026 tentang Ketertiban Hewan Ternak...

PMI Bireuen Akan Gelar Muskab VI, Pendaftaran Balon Ketua Dibuka Mulai 17 Juli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepengurusan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2021-2026 berakhir 31 Agustus 2026. Untuk melanjutkan estafet kepengurusan, akan...

Usulan HRD Berbuah Hasil, Jalan Wer Lah–Simpang Lancang Bener Meriah Masuk Prioritas IJD 2026

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh...

Jadikan Program Prioritas, Bupati Bireuen Canangkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber sebagai langkah nyata membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...