Kamis, 21 Mei 2026

Diisukan Terutang dengan Distributor Obat, Begini Penjelasan Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen

KABAR BIREUEN – Pihak Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen membantah, terutang dengan distributor alat kesehatan dan distributor obat, sehingga menyebabkan kelangkaan obat dan bahan baku untuk penanganan operasi bedah tulang (orthopedi).

Hal tersebut disampaikan Direktur BLU RSUD dr Fauziah Bireuen, dr. Mukhtar, MARS yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Senin (1/8/2017) di ruang kerjanya, terkait adanya pasien bedah tulang tidak tertangani karena ketiadaan bahan baku untuk keperluan operasi dan kelangkaan obat. Penyebabnya, diduga karena pihak rumah sakit masih terutang miliaran rupiah dengan distributor.

Menurut Mukhtar, habisnya stok bahan baku untuk pasien operasi bedah tulang tersebut, karena pengiriman barang yang terlambat dilakukan oleh pihak distributor. Selain itu, pihak RSUD dr Fauziah juga melayani pasien bedah tulang dari luar daerah, sehingga sering kehabisan stok bahan baku.

“Bukan karena kita terutang dengan mereka, sehingga barangnya tidak dikirim. Tapi, karena banyaknya pasien orthopedi yang ditangani di sini. Jadi, bahan baku yang dibutuhkan di luar perkiraan. Juga disebabkan faktor keterlambatan pengiriman dari pabrik. Sebab, hanya dua perusahaan yang memproduksi bahan baku itu. Mereka juga melayani penjualan untuk seluruh Indonesia,” jelasnya.

Menyangkut dengan pembayaran, lanjut mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen ini, selama ini tidak ada masalah. Setiap barang yang dibeli ke distributor, selalu dibayar sesuai dengan mekanisme yang berlaku oleh pejabat pengadaan.

Secara tegas Mukhtar juga menampik rumor yang berkembang bahwa pihak rumah sakit terutang dengan pihak produsen bahan baku bedah tulang hingga mencapai Rp21 miliar selama tiga tahun.

“Nggak ada itu (terutang) jumlahnya sampai segitu. Mungkin tiga bulan iya, dan pihak pabrik jika sudah lebih dua bulan langsung ditagih ke kita, dan nggak mungkin sampai tiga tahun,” sergah Mukhtar dan dibenarkan Wakil Direktur RSUD dr Fauziah, dr Irwan A. Gani yang ikut mendampinginya saat menjelaskan hal tersebut kepada Kabar Bireuen.

Meski begitu, Mukhtar mengakui, pihak rumah sakit memang terutang dengan pihak distributor alat kesehatan, namun nominalnya tidak mencapai Rp1 miliar. Menurutnya, itu hal biasa, karena ada hal-hal tertentu yang belum dapat dilakukan pembayaran. Bukan karena tidak ada dananya.

“Utang ada, namun tidak sampai Rp1 miliar pun. Tapi, itu tidak menjadi penyebab ditahannya pengiriman barang yang kita butuhkan. Bukan itu persoalannya,” katanya.

Terkait sering terjadi kelangkaan obat di rumah sakit milik pemerintah ini, katanya, kesalahan bukan hanya pada pihak rumah sakit. Namun, ada beberapa distributor kadang-kadang tidak bisa memenuhi jumlah obat sesuai kebutuhan.

“Kita sudah mengundang semua distributor obat yang memasok obat untuk rumah sakit menanyakan permasalahan. Menurut mereka, ada permasalahan pada produksi. Jadi, bukan kita tidak menyediakan obat. Penyediaan obat tetap kita lakukan sesuai kebutuhan, minimal tiga bulan sekali,” terangnya.

Disinggung tentang kurangnya diberikan wewenang Kepala Farmasi rumah sakit dalam pengadaan obat, Mukhtar beralasan, selama ini Kepala Farmasi diminta untuk membenahi unit kerjanya.

“Sedangkan pengadaan obat kita serahkan kepada pejabat pengadaan, agar beban kerja Kepala Farmasi tidak terlalu berat,” kilahnya.

Sebelumnya diberitakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Fauziah Bireuen diisukan menunggak utang miliaran rupiah dengan distributor obat dan alkes di luar Aceh.

Akibatnya, banyak obat kehabisan stok dan pasien bedah tulang (ortopedi) terpaksa ditolak untuk dilayani pihak rumah sakit tersebut. Sebab, tidak tersedia bahan baku, seperti implant dan lainnya. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pelatihan Ekonomi Hijau, HMI MPO Bireuen Dorong Pemulihan Ekosistem Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bireuen menggelar Pelatihan Ekonomi Hijau dan Pemulihan Ekosistem bertema “Strategi Rehabilitasi Lahan Basah Pascabencana bagi...

Pemkab Bireuen Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Terbakar Rumah dan Angin Kencang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Sosial setempat bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada warga terdampak musibah korban rumah...

Buka FLS3N SMP, Kadisdikbud Bireuen: Jadikan Ajang Ini Panggung yang Sportif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Guna membentuk dan memperkuat karakter peserta didik melalui pengembangan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan sastra, Dinas Pendidikan dan...

Pemerintah Aceh Perkuat Layanan Dasar Pascabencana, Daerah Diminta Benahi Data SPM

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe - Pemerintah Aceh memperkuat upaya pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan menggelar Lokakarya dan Bimbingan Teknis Pendataan dan...

Bank Aceh Syariah Gandeng PosSaku : Kolaborasi Digital yang Siap Naikkan Level UMKM Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Transformasi digital UMKM di Aceh kembali mendapat dorongan baru. PT Bank Aceh Syariah(BAS)  resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

KABAR POPULER

FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen Berakhir, Ini Juaranya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berakhir sukses FLS3N yang digelar...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Wakil Bupati Bireuen Buka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan dalam rangka penyelenggaraan...

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam...