Senin, 27 April 2026

Difasilitasi TPM Program IPDMIP, Aparatur Gampong Cot Puuk Bentuk Perkumpulan Petani Pemakai Air

KABAR BIREUEN-Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi.

Baik sistem irigasi yang merupakan kewenangan pusat, provinsi atau kabupaten sebagai wujud kontribusi sektor pertanian bagi ketahanan nasional pada umumnya.

Hal itu dikatakan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Daerah Irigasi Leubu.
Program IPDMIP, Murni M Nasir kepada  Kabar Bireuen, Jumat (5/7/2019).

Selain persoalan irigasi, program ini juga fokus kepada partisipasi masyarakat melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atau khusus untuk Aceh disebut dengan Kejruen Blang.

P3A/ Kejruen Blang adalah semua petani yang mendapat nikmat dan manfaat baik langsung maupun tidak langsung dari dari pengelolaan air dan jaringan irigasi yang meliputi pemilik sawah, penggarap sawah, pemilik kolam ikan yang mendapat air dari jaringan irigasi dan pemakai air irigasi lainnya

“Namun realita di lapangan dinominasi oleh laki- laki, sedangkan perempuan tidak mendapat porsi dalam keberadaan lembaga tersebut,” ungkapnya.

Padahal, katanya lagi, perempuan dan laki- laki sama memiliki peran untuk ikut serta dalam merumuskan dan menjalankan kegiatan, dalm hal ini terkait dengan pertanian.

Melihat persoalan ini, aparatur Gampong Cot Puuk, Kecamatan Gandapura difasilitasi oleh TPM program IPDMIP membentuk P3A/ Kejruen Blang  memilih tiga orang perwakilan perempuan untuk masuk dalam struktur yang nantinya akan di SK-an oleh Keuchik.

Mereka yang terpilih yaitu Elfiani, Hasanah, dan Fatimah Ismail.

Keuchik Gampong Cot Puuk, A. Thaleb AR menyatakan, siap mendukung apapun yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan lintas pihak, dan khususnya program ini tujuan akhir adalah meningkatkan ketahanan pangan.

“Bila sebelumnya memang belum pernah ada keterwakilan perempuan dalam struktur tersebut, maka kami siap membenahinya menjadi lebih baik ke depan. Sehingga semua pihak ikut berpartisipasi, tanpa membedakan kelamin,” sebutnya.

Selain itu juga lembaga ini belum memiliki status hukum, misalnya Akta Notaris.

Sehingga dalam program IPDMIP salah satu out putnya adalah meningkatkan status hukum P3A/ Kejruen Blang. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

99 Calon Ketua DPC PKB Se-Aceh Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di Banda Aceh,...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Sebanyak 99 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...