Sabtu, 4 Juli 2026

Difasilitasi TPM Program IPDMIP, Aparatur Gampong Cot Puuk Bentuk Perkumpulan Petani Pemakai Air

KABAR BIREUEN-Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi.

Baik sistem irigasi yang merupakan kewenangan pusat, provinsi atau kabupaten sebagai wujud kontribusi sektor pertanian bagi ketahanan nasional pada umumnya.

Hal itu dikatakan Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Daerah Irigasi Leubu.
Program IPDMIP, Murni M Nasir kepada  Kabar Bireuen, Jumat (5/7/2019).

Selain persoalan irigasi, program ini juga fokus kepada partisipasi masyarakat melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atau khusus untuk Aceh disebut dengan Kejruen Blang.

P3A/ Kejruen Blang adalah semua petani yang mendapat nikmat dan manfaat baik langsung maupun tidak langsung dari dari pengelolaan air dan jaringan irigasi yang meliputi pemilik sawah, penggarap sawah, pemilik kolam ikan yang mendapat air dari jaringan irigasi dan pemakai air irigasi lainnya

“Namun realita di lapangan dinominasi oleh laki- laki, sedangkan perempuan tidak mendapat porsi dalam keberadaan lembaga tersebut,” ungkapnya.

Padahal, katanya lagi, perempuan dan laki- laki sama memiliki peran untuk ikut serta dalam merumuskan dan menjalankan kegiatan, dalm hal ini terkait dengan pertanian.

Melihat persoalan ini, aparatur Gampong Cot Puuk, Kecamatan Gandapura difasilitasi oleh TPM program IPDMIP membentuk P3A/ Kejruen Blang  memilih tiga orang perwakilan perempuan untuk masuk dalam struktur yang nantinya akan di SK-an oleh Keuchik.

Mereka yang terpilih yaitu Elfiani, Hasanah, dan Fatimah Ismail.

Keuchik Gampong Cot Puuk, A. Thaleb AR menyatakan, siap mendukung apapun yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan lintas pihak, dan khususnya program ini tujuan akhir adalah meningkatkan ketahanan pangan.

“Bila sebelumnya memang belum pernah ada keterwakilan perempuan dalam struktur tersebut, maka kami siap membenahinya menjadi lebih baik ke depan. Sehingga semua pihak ikut berpartisipasi, tanpa membedakan kelamin,” sebutnya.

Selain itu juga lembaga ini belum memiliki status hukum, misalnya Akta Notaris.

Sehingga dalam program IPDMIP salah satu out putnya adalah meningkatkan status hukum P3A/ Kejruen Blang. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...

Wartawan Senior Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Kehilangan Penjaga Integritas Pers

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Dunia pers nasional kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Petani Tidak Kekurangan Teknologi, Mereka Kekurangan Akses dan Kepercayaan

0
Oleh: Muhammad Farel Cordobi Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah KALAU kita bicara soal pertanian Indonesia hari ini, yang sering...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...