Selasa, 14 April 2026

Dibagi Tiga Wilayah, 350 Pasutri di Bireuen Ikuti Sidang Isbat Nikah

KABAR BIREUEN-Sejumlah 350 pasutri (pasangan suami isteri) di Kabupaten Bireuen mengikuti sidang Isbat Nikah yang dibagi di tiga wilayah.

Itsbat nikah merupakan pengesahan atas perkawinan yang telah dilangsungkan menurut Syariat Islam, akan tetapi tidak dicatat oleh Kantor Urusan Agama (KUA) atau Pegawai Pencatat Nikah yang berwenang.

Disela-sela kegiatan, di aula Kantor Camat Jeumpa, Selasa pagi (23/8/2022), Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Bireuen, Anwar S.Ag.,M.A.P, kepada wartawan mengatakan, pasutri yang ikut serta pada sidang Isbat Nikah ini berjumlah 350 pasutri.

“Mereka berasal dari 17 kecamatan yang ada dalam wilayah Kabupaten Bireuen,” katanya.

Dijelaskan, kegiatan dilaksanakan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasangan yang telah menikah namun belum memiliki dokumen resmi yang diakui negara.

Selain itu, untuk adanya kepastian hukum bagi keluarga dan mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.

Untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan bagi masyarakat. Dan untuk mendapatkan hak pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil.

Dikatakan, sasaran kegiatan untuk pasangan suami isteri yang telah menikah, khususnya bagi korban konflik dan masyarakat miskin namun belum memiliki dokumen resmi yang diakui negara di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

“Dari angka tersebut pelaksanaan sidang Isbat Nikah ini, dibagi dalam tiga wilayah, tengah, barat dan timur dengan jadwal berbeda,” jelas Anwar.

Disebutkan, wilayah I (tengah) dilaksanakan di aula Kantor Camat Jeumpa, pada Selasa (23/8/2022), jumlah 113 pasutri, berasal dari Kecamatan Jeumpa, Kota Juang, Juli dan Kecamatan Kuala.

Kemudian, wilayah II (barat) dilakukan di aula Serba Guna Kecamatan Jeunieb, Kamis (25/8/2022, jumlah 120 pasutri dari Kecamatan Samalanga, Simpang Mamplam, Pandrah, Jeunieb, Peulimbang dan Kecamatan Peudada.

Selanjutnya, wilayah III (timur) digelar di aula Kantor Camat Peusangan, pada Kamis (1/9/ 2022), jumlah 117 pasutri, berasal dari Kecamatan Jangka, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Kuta Blang, Makmur dan Kecamatan Gandapura.

Dikatakan, panitia kegiatan ini terdiri dari Dinas Syariat Islam, Mahkamah Syariah, Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil.

Kemudian, Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Bireuen, Kantor Urusan Agama serta pegawai kantor camat setempat.

Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan seluruh pasangan istbat nikah dapat memiliki dokumen administrasi kependudukan yang sah dan diakui negara.

“Seperti, akta nikah, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) Akte Kelahiran seluruh anggota keluarga dan Kartu Indentitas Anak (KIA), sarta seluruh dokumen bisa diperoleh secara gratis setelah kegiatan selesai,” Kepala DSI Bireuen ini. (Herman Suesilo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI-ANTAM Gas Pol Industri Bullion, Dorong Ekosistem Emas Nasional Naik Kelas

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) tancap gas memperkuat industri bullion emas...

Pasca Banjir Bank Aceh Cetak Performa Positif, Aset Kini Rp29,89 Triliun

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi yang luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026. Berdasarkan laporan keuangan...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

KABAR POPULER

Ketua MPI KNPI Bireuen: Penentuan Desil Amburadul, Masyarakat Aceh Resah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Sistem penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Aceh menuai polemik. MPI KNPI Bireuen menilai pendataan saat ini tidak akurat dan gagal menyurvei...

16 Dosen FKIP UNIKI Bireuen Lolos Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2026, Bukti Lonjakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak 16 dosen berhasil...

Buka Bimtek SPAB, Wabup Bireuen: Sektor Pendidikan Pegang Peranan Strategis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Disaster Management Center Dompet Dhuafa menggelar Bimtek Teknis (Bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lingkungan Kabupaten Bireuen, mulai 13 hingga...

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir...

Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Susulan, HRD Serukan Selamatkan Hutan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Pidie — Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem hutan di Aceh sebagai langkah mendesak untuk...