Senin, 27 April 2026

Dayah Sangat Berperan Tangkal Paham Radikalisme

KABAR BIREUEN – Tgk. Iswadi Arsyad, S.Sos.I, M.Sos menyebutkan, dayah sangat berperan dalam menangkal lahirnya paham radikalisme. Dalam pandangan dosen senior IAI Al-Aziziyah Samalanga ini, dayah sangat berperan dan menjadi kunci utama dalam mencegah lahir dan penyebaran radikalisme.

Hal itu diungkapkan Tgk. Iswadi Arsyad dalam materinya di acara seminar deradikalisasi bertema “Memperkokoh Peran Lembaga Pendidikan dan Dayah dalam Menangkal Radikalisme dan Terorisme di Indonesia”. Seminar tersebut dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, di Aula FKIP setempat, Sabtu (26/5/2018) sore.

“Di antaranya, dengan pengkaderan pembinaan santri maupun sosialisasi kepada masyarakat luas. Termasuk mengambil alih kembali masjid-masjid yang kurang ‘diurus’ oleh masyarakat sekitar, sehingga berhasil ‘dikuasai’ kelompok Islam radikal,” ulas ulama muda asal Pidie tersebut.

Cara lainnya, kata dia, hendaknya pihak dayah giat dalam melahirkan ide dan dakwah. Misalnya, melalui penerbitan majalah, buletin dan buklet, termasuk internet. Ini untuk memberikan penjelasan tentang Islam secara memadai dan komprehensif.

“Kita mengetahui bahwa misi ajaran Islam yang sebenarnya sangat mulia dan luhur, sering kali justru mengalami distorsi. Ini akibat pemahaman yang keliru terhadap beberapa aspek, sehingga berpotensi menimbulkan paham radikalisme,” lanjut cendekiawan muslim yang aktif di dunia dakwah dan berbagai pengajian Tastafi ini.

Terakhir, tokoh yang aktif di dunia pendidikan dan akrab disapa Abah Iswadi Laweung ini juga menambahkan, salah satu cara yang selama ini ditempuh Al-Mukarram Syekh H. Hasanoel Basri (Abu MUDI), yaitu dengan membumikan Tastafi dan itu di antara cara yang ampuh.

Selain Abah Iswadi Laweung, pemateri lainnya yaitu Dr. Efendi Hasan, MA, peneliti isu radikalisme Aceh yang juga Wakil Dekan Fisipol Unsyiah Banda Aceh dan Dr. Ahmad Fauzan, Lc., MA, dosen Politeknik Lhokseumawe. Bertindak selaku moderator, Dr. Syarkani, M.Pd, dosen Umuslim Bireuen.

Seminar yang diikuti para mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat ini, juga diisi dengan sesi tanya jawab dengan peserta. Terakhir, ditutup dengan acara buka puasa bersama. (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

99 Calon Ketua DPC PKB Se-Aceh Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di Banda Aceh,...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Sebanyak 99 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...