KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bireuen, Sabtu (15/8/2026) pagi.
Peletakan batu pertama tersebut dilakukan di Gampong Matang Kulee, Kecamatan Plimbang, untuk rumah milik Nazaruddin, di Gampong Lhok Kulam, Kecamatan Jeunieb, rumah milik Nurmawati, serta di Gampong Pineung Siribee, Kecamatan Samalanga, rumah milik M. Azhar.
Bupati Mukhlis menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen untuk terus memperluas jangkauan bantuan hunian bagi masyarakat kurang mampu.
“Pada tahap awal melalui alokasi APBK Murni Tahun Anggaran 2026, Pemkab menargetkan pembangunan 34 unit rumah yang tersebar di 17 kecamatan. Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan alokasi tambahan melalui APBK Perubahan 2026 untuk 40 unit rumah lainnya,” jelasnya.
Selain alokasi awal ini, katanya, Pemkab Bireuen juga akan membangun 34 unit rumah bantuan tambahan yang dibiayai melalui APBK Perubahan tahun 2026.
Bupati berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Mukhlis juga berpesan kepada para penerima manfaat agar menjaga dan merawat rumah bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Bupati menyebutkan, meskipun jumlah bantuan rumah terus ditingkatkan setiap tahunnya, tim di lapangan masih menemukan warga yang tinggal dalam kondisi memprihatinkan.
“Masih dijumpai rumah berdinding seng yang terasa sangat panas, dinding papan lapuk berlubang dimakan rayap, hingga lantai tanah,” ungkapnya.
Karena itu, sudah sepatutnya kondisi seperti ini tidak lagi ada di Kabupaten Bireuen. Upaya menghadirkan rumah layak huni akan tetap menjadi salah satu prioritas utama yang terus kami perjuangkan.
Selain penanganan sektor perumahan, Pemkab Bireuen juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di tingkat gampong, mencakup perbaikan drainase lingkungan, jalan lingkungan, jalan rabat beton, hingga pengaspalan jalan.
Bupati Mukhlis menegaskan, peningkatan infrastruktur permukiman dan kawasan perkotaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Bireuen yang semakin nyaman, tertata, dan layak huni bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli Abdullah, ST, M.Si.M, Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Bireuen, para camat, keuchik, serta perangkat gampong setempat. (Ihkwati)













