Minggu, 26 April 2026

Bireuen dalam Zikir Hadirkan KH Mujib Khudhori dari Jakarta Sebagai Penceramah

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar zikir dan ceramah agama. di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Stadion Cot Gapu, Kota Juang, Kamis 9 Oktober 2025, malam.

Bireuen dalam Zikir digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Bireuen Tahun 2025, menghadirkan KH. Mujib Khudhori, Lc, Pengasuh Pesantren Tajul Qur’an Markazona, Jakarta Timur, sebagai penceramah.

Kegiatan diawali dengan persembahan Hadrah/Shalawat oleh Majelis As Surrul Wal Inas, pimpinan Said Jamaluddin, SE. Kemudian zikir oleh Tim Zikir Yadara, doa bersama dan Shalawat Badar dipimpin oleh Tgk Khalili Jeunieb.

Acara juga diisi dengan Aflah Al-Qur’an oleh Ustadz Muk’min Ainul Mubaraq, Qari Internasional dari Jawa Barat.

Dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan KH. Mujib Khudhori, Lc.

Bupati Bireuen, H, Muklis, ST dalam sambutannya menyampaikan, zikir tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati 26 tahun berdirinya Kabupaten Bireuen.

Tgk Khalili Jeunib memandu zikir dalam rangkaian HUT ke-26 Kabupaten Bireuen, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang, Kamis 9 Oktober 2025, malam.(Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Melalui Zikir ini, menegaskan pembangunan di Kabupaten Bireuen bukan hanya berbentuk fisik semata, tetapi juga pembangunan rohani, membangun jiwa dan menata hati, memperkuat iman serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul.

“Malam ini kita sama sama meneguhkan kembali jati diri kita sebagai Bireuen Kota Santri dan Kota Perjuangan sebuah daerah yang tumbuh dari akar keislaman yang kokoh, dengan denyut kehidupan sosial dan budaya yang berpadu indah dalam nafas tauhid,” sebutnya.

Zikir dilaksanakan bukan hanya sebagai rangkaian perayaan, tetapi lebih dari itu sebagai wujud syukur dan ikhtiar batin kita serta manifestasi spiritual pembangunan tidak hanya berdimensi material, tetapi juga ruhaniah.

Karena membangun daerah tidak hanya dengan kerja keras dan data, tetapi juga dengan doa dan keberkahan dari Allah SWT.

Zikir ini menjadi ajang memohon keberkahan, agar setiap kebijakan pemerintah, setiap langkah ASN, dan setiap upaya masyarakat Bireuen, senantiasa diberi bimbingan Ilahi.

Ia mengingatkan setiap keberhasilan, kemajuan, dan kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah anugerah semata dari Sang Khalik.

Peserta Zikir Akbar bertajuk Bireuen Dalam Zikir dalam rangkaian HUT ke-26 Kabupaten Bireuen, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kota Juang. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Karena itu, amatlah tepat apabila peringatan HUT ke-26 Kabupaten Bireuen ini, kita isi dengan zikir, shalawat, dan doa agar setiap langkah pembangunan kita senantiasa berada dalam lindungan dan ridha Allah SWT serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bireuen.

“Saya juga ingin mengajak kita semua mulai dari pejabat, alim ulama, para santri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” ajak Bupati Mukhlis.

Karena, kemajuan Kabupaten Bireuen tidak mungkin terwujud hanya oleh kerja pemerintah semata, melainkan lahir dari sinergi seluruh unsur, antara umara dan ulama, antara pemerintah dan rakyat, yang bahu-membahu dalam semangat kebersamaan dan keikhlasan

Dengan semangat saling menolong dan saling menguatkan inilah, insya Allah, Bireuen akan terus tumbuh menjadi daerah yang sejahtera, dan diridhai Allah SWT.

Mari jadikan Hari Ulang Tahun ke-26 ini sebagai pengingat kita bersama bahwa keberhasilan membangun Bireuen merupakan karunia Allah SWT yang kita jemput dengan doa, kesabaran, dan persatuan.

“Dengan zikir dan doa, kita meneguhkan kompas itu agar Bireuen melangkah ke masa depan dengan cahaya yang benar,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bireuen, Ketua dan anggota DPRK, unsur Forkopimda Plus, ulama, pimpinan dayah, ASN di lingkungan Pemkab Bireuen dan Kemenag Bireuen, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dalam Kabupaten Bireuen, para santri dari sejumlah dayah dalam Kabupaten Bireuen serta sejumlah masyarakat. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...