Minggu, 19 April 2026

Baitul Mal Aceh Bantu 24 Keluarga Nelayan Aceh yang Ditahan di Thailand

KABAR BIREUEN – Baitul Mal Aceh (BMA), membantu biaya hidup untuk keluarga 24 nelayan asal Aceh yang ditahan otoritas Kerajaan Thailand.

Bantuan Rp 3 juta per keluarga ini untuk meringankan beban ekonomi keluarga yang timbul akibat penahanan nelayan itu sebagai kepala keluarga (KK). Total zakat dari senif miskin yang tersalur untuk bantuan ini mencapai Rp 72 juta.

Ketua Badan BMA, Prof Dr Nazaruddin A Wahid, Kamis (11/11/2021), mengatakan, para nelayan Aceh yang berada dalam tahanan pihak keamanan Thailand rata-rata berstatus sebagai tulang punggung keluarga.

Dari hasil verifikasi amil BMA, diketahui bahwa mayoritas biaya hidup pihak keluarga bertumpu pada kiriman para nelayan, sebutnya.

Oleh karena itu, keluarga yang ditinggalkan kini mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kita berharap zakat yang kita salurkan ini dapat meringankan beban keluarga tersebut, paling kurang bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari yang sifatnya penting dan mendesak,” kata Prof Nazar.

Informasi tentang penahanan nelayan diperoleh BMA dari pemberitaan media.

Seperti diberitakan, sebanyak 32 nelayan asal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Aceh Timur, ditangkap otoritas Thailand, pada Jumat (9/4/2021).

Pasalnya, mereka memasuki wilayah teritorial perairan laut negara tersebut.

Empat di antaranya telah dibebaskan pada Rabu (15/9/2021) lalu karena masih di bawah umur.

Saat ini, terdapat 28 nelayan yang harus melewati masa tahanan di Penjara Phang Ngah, Phuket, maksimal dua tahun sejak penangkapan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden, menjelaskan karena sumber bantuan berasal dari dana zakat, BMA harus memastikan penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kriteria asnaf penerima zakat, terutama asnaf miskin.

“Berdasarkan hasil verifikasi, dari 28 data keluarga nelayan yang kita peroleh, hanya 24 keluarga memenuhi persyaratan untuk kita bantu. Alhamdulillah, bantuan tersebut sudah kita transfer langsung ke rekening masing-masing penerima,” sebut Rahmad.

Ditambahkannya, sebanyak 23 dari 24 KK nelayan yang dibantu adalah keluarga dari Abdul Halim, Ridwan Daud, Dian, Nasruddin, Safrizal, Irwandi, Junaidi, Husaini, Ismail, Nurdin, Aris, dan Sayuti.

Selain kepada keluarga nelayan ini, BMA juga telah menyalurkan bantuan insidentil berupa biaya hidup sehari-hari kepada keluarga fakir miskin lain di seluruh Aceh.

“Per 31 Oktober 2021, kita sudah menyalurkan zakat untuk bantuan biaya hidup sehari-hari kepada 507 mustahik di seluruh Aceh. Total zakat yang disalurkan mencapai 445 juta rupiah. Semoga bantuan ini bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya,” harap Rahmad. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Bireuen Hadiri Konferensi IV Forum KKA di Banda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menghadiri secara langsung Konferensi IV Forum Komunikasi Pemerintah Kabupaten/Kota (FKKA) Se Aceh yang berlangsung...

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...