KABAR BIREUEN – Akibat hujan deras disertai angin kencang di wilayah Bireuen mengakibatkan fasilitas MTQ di arena utama Masjid Agung Sultan Jeumpa mengalami kerusakan, Jum’at (30/7/2021).
Hujan deras dan angin kencang yang terjadi setelah shalat Jum’at itu berdampak pada robohnya tenda peserta dan mimbar tilawah ikut basah akibatnya penampilan tilawah remaja dan dewasa hari keempat tidak bisa dilanjutkan.
Menyikapi hal ini, panitia seksi MTQ dan koordinator dewan hakim, Dr.Nazaruddin, MA serta panitia lainnya memberitahukan kepada para oficial kecamatan yang dikirim melalui WA grup tentang perubahan jadwal tampil dan lokasi.
Sisa perlombaan tilawah remaja dan dewasa, dipindahkan ke gedung SKB. Sedangkan cabang Syarhil Qur’an yang seharusnya berlangsung, Sabtu (31/7/2021) di mimbar utama dipindahkan ke Kampus IAI Almuslim Aceh, Paya Lipah, Peusangan mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai.
“Pelaksanaan Syarhil Qur’an nomor undian 721 sampai seterusnya yang seharusnya di arena utama dipindahkan ke kampus IAI Almuslim,” kata Bustamam, sekretaris dewan hakim.
Informasi yang didapatkan Kabar Bireuen dilokasi lain gedung SKB sebelah Selatan tempat lomba Tartil dan Hifzil Qur’an, sampai hari ke empat MTQ masih menyisakan peserta hifzil 5 juz dan tartil.
Menurut keterangan panitia, Mulyadi S.Fil.I, MA kepada media, untuk peserta hifzil Qur’an 5 juz masih tersisa 8 orang lagi sedangkan tilawah golongan tartil 34 peserta akan bertanding semua Sabtu besok.
“Semua peserta tartil Qur’an baru tampil pada hari Sabtu,” jelas Mulyadi. (Faisal Ali)








