KABAR BIREUEN–Serah terima jabatan dan pengantar tugas Kalapas kelas -2 B Bireuen dari pejabat lama Kacab Rutan Bireuen Sofyan,SH kepada pejabat baru Kalapas kelas 2 B Bireuen Abas Ruchandar, Amd, IP, S Sos, MAP yang berlangsung di halaman Kalapas setempat, Sabtu pagi (11/1/2020) berlangsung khidmat
Pejabat lama Sofyan, SH yang menjabat Kacab Rutan Lhokseumawe di Bireuen selama tiga tahun tiga hari mendapat tugas baru sebagai Kalapas kelas 2 B Tapaktuan.
Sedangkan pejabat Kalapas Bireuen yang baru Abas Ruchandar,Amd, IP, S Soso, MAP sebelumnya sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Sertijab dan pengantar tugas tersebut turut disaksikan Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh diwakili.Kabid Pelayanan Tahanan dan Kesehatan Jefri Purnama,SH, MH dan dihadiri tim Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh, para staf, karyawan dan karyawati Lapas kelas 2 B Bireuen serta sejumlah undangan lainnya.
Jefri Purnama SH, MH mewakili Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh usai penantanganan naskah sertijab dan pengantar tugas kedua pejabat, dalam pengarahannya mengatakan, mutasi serah terima jabatan merupakan hal yang lumrah di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM sebagai penyegaran dan peningkatan karir bagi pejabat yang brsangkutan.
Setiap pejabat di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM siap ditempatkan dimana saja. Seperti halnya Kalapas Bireuen yang baru Pak Abas sebelumnya sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan Palangkaraya (Kalteng) tetap beredia di SK- kan sebagai Kalapas kelas 2 B di Bireuen Aceh.
Dikatakan, Cabang Rutan Lhokseumawe di Bireuen sudah ditingkatkan statusnya menjadi Lapas kelas 2 B dengan personil yang memadai dengan menambah KTU dan dua Kasi Binadik dan Kasi KPLP. agar dapat mengemban tugas di Lapas kelas 2 B Bireuen. dengan baik.
“Hingga 11 Januari 2020 Lapas kelas 2 B Bireuen penghuni Lapas Bireuen membludak mencapai 418 orang terdiri dari Napi 346 orang dan tahanan 72 orang, 9 orang diantaranya wanita,” katanya.
Pada kesempatan itu Jefri Purnama memberikan apresiasi kepada pejabat lama Sofyan,SH selama tiga tahun tiga hari telah berhasil memberikan pengabdian yang luar biasa dalam memimpin Cabang Rutan Bireuen sebagai Rutan yang tertib dan aman serta telah dapat ditingkatkan status Rutan menjadi Lapas kelas 2 B.
“Diharapkan, Kalapas Bireuen yang baru Pak Abas akan dapat terus meningkatkan lagi dalam memimpin Lapas Bireuen dimasa mendatang yang lebih baik lagi. Semua karyawan dan karyawati harus mendukung dan bekerjasama yang baik dengan Pak Abas.Keberhasilan itu dapat diraih berkat kerjasama dan dukungan segnap karyawannya,” papar Jefri Purnama.
Cabang Rutan Bireuen sekarang sudah ditingkatkan statusnya menjadi Lapas kelas 2 B dari jumlah penghuninya 418 orang hampir 80 persen terlibat kasus narkoba.
Menjawab pertanyaan Kabar Bireuen, tentang jumlah penghuni Lapas Bireuen sudah seperti ikan pepes akibat kekurangan ruang kamar tahanan. Lokasi Lapas Bireuen memang sudah sangat sempit tak mungkin ;lagi mnambah fasilitas kamar tahanan.
“Untuk mengurangi kepadatan napi Lapas Bireuen diatasi bagi napi yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman, diberikan bebas bersyarat,” sebut Jefri Purnama. (H.AR Djuli).








