Minggu, 26 April 2026

Abas Ruchandar Kalapas Bireuen yang Baru

KABAR BIREUEN–Serah terima jabatan dan pengantar tugas Kalapas kelas -2 B Bireuen dari pejabat lama Kacab Rutan Bireuen Sofyan,SH kepada pejabat baru Kalapas kelas 2 B Bireuen Abas Ruchandar, Amd, IP, S Sos, MAP yang berlangsung  di halaman Kalapas setempat, Sabtu pagi (11/1/2020) berlangsung  khidmat

Pejabat lama Sofyan, SH yang menjabat Kacab Rutan Lhokseumawe di Bireuen selama tiga tahun tiga hari mendapat tugas baru sebagai Kalapas kelas 2 B Tapaktuan.

Sedangkan pejabat Kalapas Bireuen yang baru Abas Ruchandar,Amd, IP, S Soso, MAP sebelumnya sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Sertijab dan pengantar tugas tersebut turut disaksikan Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh diwakili.Kabid Pelayanan Tahanan dan Kesehatan Jefri Purnama,SH, MH dan dihadiri tim Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh, para staf, karyawan dan karyawati Lapas kelas 2 B Bireuen serta sejumlah undangan lainnya.

Jefri Purnama SH, MH  mewakili Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh usai penantanganan naskah sertijab dan pengantar tugas kedua pejabat, dalam pengarahannya mengatakan, mutasi  serah terima jabatan merupakan hal yang lumrah di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM sebagai penyegaran dan peningkatan karir bagi pejabat yang brsangkutan.

Setiap pejabat di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM siap ditempatkan dimana saja. Seperti halnya Kalapas Bireuen yang baru Pak Abas sebelumnya sebagai Kepala Balai Pemasyarakatan Palangkaraya (Kalteng) tetap beredia di SK- kan sebagai Kalapas kelas 2 B di Bireuen Aceh.

Dikatakan, Cabang Rutan Lhokseumawe di Bireuen sudah ditingkatkan statusnya menjadi Lapas kelas 2 B dengan personil yang memadai dengan menambah KTU dan dua Kasi Binadik dan Kasi KPLP.  agar dapat mengemban tugas  di Lapas kelas 2 B Bireuen. dengan baik.

Hingga 11 Januari 2020 Lapas kelas 2 B Bireuen penghuni Lapas Bireuen membludak mencapai  418 orang terdiri dari Napi 346 orang dan tahanan 72 orang, 9 orang diantaranya wanita,” katanya.

Pada kesempatan itu Jefri Purnama memberikan apresiasi kepada pejabat lama Sofyan,SH selama tiga tahun tiga hari telah berhasil memberikan pengabdian yang luar biasa dalam memimpin Cabang Rutan Bireuen sebagai Rutan yang tertib dan aman serta  telah dapat ditingkatkan status Rutan menjadi Lapas kelas 2 B.

Diharapkan,  Kalapas Bireuen yang baru Pak Abas akan dapat terus meningkatkan lagi dalam memimpin Lapas Bireuen dimasa mendatang yang lebih baik lagi. Semua karyawan dan karyawati harus mendukung dan bekerjasama yang baik dengan Pak Abas.Keberhasilan itu dapat diraih berkat kerjasama dan dukungan segnap karyawannya,” papar Jefri Purnama.

Cabang Rutan Bireuen sekarang sudah ditingkatkan statusnya menjadi Lapas kelas 2 B  dari jumlah penghuninya 418 orang hampir 80 persen terlibat kasus narkoba.

Menjawab pertanyaan Kabar Bireuen,  tentang jumlah penghuni Lapas Bireuen  sudah seperti ikan pepes akibat kekurangan ruang kamar tahanan. Lokasi Lapas Bireuen memang sudah sangat sempit tak mungkin ;lagi mnambah fasilitas kamar tahanan.

Untuk mengurangi kepadatan napi Lapas Bireuen diatasi bagi napi yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman, diberikan bebas bersyarat,” sebut Jefri Purnama. (H.AR Djuli).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...