Senin, 27 April 2026

38 Pasangan Menikah pada Tanggal “Cantik” 7-7-2017

KABAR BIREUEN –  Jumat, 7-7-2017 menjadi hari yang dinantikan bagi sejumlah pasangan untuk melangsungkan akad nikah, tanggal, bulan dan tahun itu disebut- sebut sebagai tanggal cantik.

Informasi yang berhasil dihimpun Kabar Bireuen dari lima Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen terdapat 38 pasangan yang bakal menempuh hidup baru pada tanggal “cantik” tersebut.

Di KUA Kecamatan Juli tercatat 13 pasangan sudah mendaftar untuk menikah pada tanggal “cantik”. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak pasangan pengantin  yang menikah dalam sehari di Bireuen, penghulu dan kepala KUA harus bekerja ekstra pada tanggal “cantik” ini.

“Mereka (pasangan pengantin-red) menyebutnya tanggal cantik, barangkali itu sebabnya ramai yang menikah pada  7-7-2017,” kata Radhi.

Sementara di KUA Kota Juang  ada 20 pasangan yang mendaftar untuk menikah dalam bulan Juli, delapan diantaranya akan melakukan prosesi akad nikah di Masjid Agung Bireuen pada tanggal 7-7-2017.

“Bahkan dalam satu hari  yaitu, pada Jumat, 7 Juli 2017 (7/7/2017) akan ada delapan pasangan akan menikah di Masjid Agung Bireuen,” kata kepala KUA Kota Juang, Ismuar pada Kabar Bireuen beberapa waktu lalu.

Di KUA Jeumpa tujuh pasangan bakal ijab kabul, satu diantaranya akan melangsungkan hari istimewanya di rumah calon pengantin wanita, sementara enam lainya di kantor KUA. Kepala KUA Kecamatan Jeumpa, Mukhlis berujar, penghulu sedang mencari cara agar semua calon pengantin terlayani dengan baik serta proses ijab kabul berlangsung khidmat.

Di KUA Kecamatan Peudada tercatat empat pasangan akan melangsungkan pernikahan pada tanggal “cantik” tersebut. “Kami harus mengatur jadwal sebaik mungkin, karena dua pasangan menikah di rumah pengantin wanita masing masing, dan dua pasangan lagi melaksanakan akad nikah KUA,” kata Mursal.

Di KUA Kecamatan Kuala tercatat tiga pasangan mempelai yang akan menikah pada tanggal 7-7-2017. Staf KUA Kecamatan Kuala, Agustiaranda, menyebutkan, jauh-jauh hari calon pengantin tersebut mendaftar untuk menempuh hidup baru pada tanggal “cantik”.

Di KUA Jeunieb tiga pasangan akan menikah pada tanggal 7-7-2017, kepala KUA Jeunieb,  Dicky Kurniawan menjelaskan, warga disana tidak begitu memperhatikan tanggal “cantik”,  tetapi lebih kepada ada tidaknya waktu imam desa mendampingi pasangan pengatin.

Sementara di KUA Kecamatan Peusangan Siblah Krueng,  satu pasangan yang telah mendaftar justru membatalkan menikah pada tanggal 7-7-2017.

Kepala KUA Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Zulhadi menuturkan,  pasangan ini membatalkan pernikahan pada tanggal “cantik” dan memilih tanggal lain, orang tua pasangan ini beranggapan tanggal 7-7-2017 kurang baik untuk menikah. (Najib Zakaria)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

99 Calon Ketua DPC PKB Se-Aceh Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di Banda Aceh,...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Sebanyak 99 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Terperosok dalam Lubang Jalan Leubu-Ulee Gle, Ibu Enpat Anak Warga Tringgadeng Makmur Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sriyusnidar (40), warga Gampong Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang jalan Leubu-Ulee Gle, di...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan...

85 Hektare Sawah Terdampak Bencana di Pulo Siron Telah Dipulihkan, Padi Gogo Ditanam Perdana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Harapan baru bagi petani korban bencana di Kabupaten Bireuen mulai tumbuh dari Desa Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang. Setelah...