38 Pasangan Menikah pada Tanggal “Cantik” 7-7-2017

KABAR BIREUEN –  Jumat, 7-7-2017 menjadi hari yang dinantikan bagi sejumlah pasangan untuk melangsungkan akad nikah, tanggal, bulan dan tahun itu disebut- sebut sebagai tanggal cantik.

Informasi yang berhasil dihimpun Kabar Bireuen dari lima Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen terdapat 38 pasangan yang bakal menempuh hidup baru pada tanggal “cantik” tersebut.

Di KUA Kecamatan Juli tercatat 13 pasangan sudah mendaftar untuk menikah pada tanggal “cantik”. Jumlah ini merupakan jumlah terbanyak pasangan pengantin  yang menikah dalam sehari di Bireuen, penghulu dan kepala KUA harus bekerja ekstra pada tanggal “cantik” ini.

“Mereka (pasangan pengantin-red) menyebutnya tanggal cantik, barangkali itu sebabnya ramai yang menikah pada  7-7-2017,” kata Radhi.

Sementara di KUA Kota Juang  ada 20 pasangan yang mendaftar untuk menikah dalam bulan Juli, delapan diantaranya akan melakukan prosesi akad nikah di Masjid Agung Bireuen pada tanggal 7-7-2017.

“Bahkan dalam satu hari  yaitu, pada Jumat, 7 Juli 2017 (7/7/2017) akan ada delapan pasangan akan menikah di Masjid Agung Bireuen,” kata kepala KUA Kota Juang, Ismuar pada Kabar Bireuen beberapa waktu lalu.

Di KUA Jeumpa tujuh pasangan bakal ijab kabul, satu diantaranya akan melangsungkan hari istimewanya di rumah calon pengantin wanita, sementara enam lainya di kantor KUA. Kepala KUA Kecamatan Jeumpa, Mukhlis berujar, penghulu sedang mencari cara agar semua calon pengantin terlayani dengan baik serta proses ijab kabul berlangsung khidmat.

Di KUA Kecamatan Peudada tercatat empat pasangan akan melangsungkan pernikahan pada tanggal “cantik” tersebut. “Kami harus mengatur jadwal sebaik mungkin, karena dua pasangan menikah di rumah pengantin wanita masing masing, dan dua pasangan lagi melaksanakan akad nikah KUA,” kata Mursal.

Di KUA Kecamatan Kuala tercatat tiga pasangan mempelai yang akan menikah pada tanggal 7-7-2017. Staf KUA Kecamatan Kuala, Agustiaranda, menyebutkan, jauh-jauh hari calon pengantin tersebut mendaftar untuk menempuh hidup baru pada tanggal “cantik”.

Di KUA Jeunieb tiga pasangan akan menikah pada tanggal 7-7-2017, kepala KUA Jeunieb,  Dicky Kurniawan menjelaskan, warga disana tidak begitu memperhatikan tanggal “cantik”,  tetapi lebih kepada ada tidaknya waktu imam desa mendampingi pasangan pengatin.

Sementara di KUA Kecamatan Peusangan Siblah Krueng,  satu pasangan yang telah mendaftar justru membatalkan menikah pada tanggal 7-7-2017.

Kepala KUA Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Zulhadi menuturkan,  pasangan ini membatalkan pernikahan pada tanggal “cantik” dan memilih tanggal lain, orang tua pasangan ini beranggapan tanggal 7-7-2017 kurang baik untuk menikah. (Najib Zakaria)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR Beri Pendampingan Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Percepatan pembangunan infrastruktur permanen menjadi fokus utama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera dalam mengawal pemulihan di Aceh,...

Tundukkan Persada 1-0, Juang FC Melaju ke Perempat Final Piala Soeratin U-17 Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Juang FC Bireuen memastikan langkah ke babak perempat final Kompetisi Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 dengan status...

Tiga Keuchik Definitif di Jeumpa Dilantik, Camat Ingatkan Kelola Dana Desa Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos.,M.M., atas nama Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah tiga keuchik definitif periode...

Kinerja Pembiayaan BSI Solid, Ditopang 23 Persen Sektor Usaha Berkelanjutan

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan...

Mengapa Kecerdasan Buatan Tidak Boleh Memvisualisasikan Sang Nabi?

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen DI TENGAH kemajuan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini mampu merekonstruksi wajah manusia hingga...

KABAR POPULER

Tiga Keuchik Definitif di Jeumpa Dilantik, Camat Ingatkan Kelola Dana Desa Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa – Camat Jeumpa, Rusli, S.Sos.,M.M., atas nama Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah tiga keuchik definitif periode...

Dokumen Lelang sedang Disiapkan, Pemkab Bireuen Segera Bangun Jembatan Matang Bangka Jeunieb

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memastikan pembangunan kembali Jembatan Matang Bangka di Kecamatan Jeunieb akan segera dimulai. Saat ini, Dinas Pekerjaan...

Bursa Ketua DPD, Demokrat Bireuen: Sayuti Abubakar Pilihan Tepat untuk Demokrat Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bireuen, Zulfikar Apayub, menyatakan dukungan penuh kepada Dr. Sayuti Abubakar untuk maju sebagai calon Ketua DPD...

Tundukkan Persada 1-0, Juang FC Melaju ke Perempat Final Piala Soeratin U-17 Regional Aceh

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Juang FC Bireuen memastikan langkah ke babak perempat final Kompetisi Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh 2026 dengan status...

Mengapa Kecerdasan Buatan Tidak Boleh Memvisualisasikan Sang Nabi?

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen DI TENGAH kemajuan pesat teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini mampu merekonstruksi wajah manusia hingga...