Selasa, 19 Mei 2026

Zikir Akbar di Masjid Agung Bireuen, Kenang 21 Tahun Tsunami Aceh dan Doakan Korban Bencana

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen memperingati 21 tahun tsunami Aceh dengan menggelar zikir, doa bersama, dan tausiyah di Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen, Rabu pagi, 24 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan penguatan spiritual masyarakat, terutama di tengah kondisi Bireuen yang baru dilanda banjir dan longsor.

Peringatan yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Ustadz H. Salman Arifin, M.Ag, sebagai penceramah. Acara dibuka Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT.

Dalam sambutannya, Wabup Razuardi menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan tsunami sebagai pengingat akan pentingnya kesabaran, kebersamaan, dan keimanan dalam menghadapi ujian kehidupan.

Ustadz, H. Salman Arifin, M.Ag, memberi tausyiah pada kegiatan mengenang 21 tahun tragedi Tsunami Aceh, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Bireuen, Rabu (24/12/2026) pagi. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Dia menjelaskan, bencana merupakan pengingat akan ketidakpastian hidup, sekaligus ajakan untuk memperkuat rasa syukur, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan stabilitas daerah.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen terus mengupayakan penanganan dampak bencana secara maksimal dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu masyarakat.

“Melalui zikir dan doa ini, kita memohon ampunan dan perlindungan Allah SWT, sekaligus mendoakan para korban tsunami agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Razuardi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Bireuen, Azmi, S.Ag, menyampaikan, peringatan 21 tahun tsunami Aceh bukan sekadar mengenang tragedi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, persatuan, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Suasana zikir akbar dalam rangka mengenang 21 tahun tragedi Tsunami Aceh, di Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Bireuen. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)

Menurutnya, peristiwa tsunami pada 26 Desember 2004 yang menewaskan sekitar 250 ribu jiwa menjadi titik balik penting bagi Aceh, yang kemudian melahirkan perdamaian dan memperkuat implementasi Syariat Islam.

“Peringatan ini menjadi i’tibar untuk bermuhasabah diri, menumbuhkan persatuan dan kesatuan, serta meneguhkan kecintaan terhadap daerah dan tanah air,” kata Azmi.

Menurut Azmi, kegiatan ini didukung melalui anggaran DPA Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen Tahun 2025 dan diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta meningkatkan pengamalan Syariat Islam di tengah masyarakat.

Rangkaian zikir, doa bersama, dan tausiyah tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat, sebagai wujud kebersamaan dalam mengenang tragedi kemanusiaan sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi Kabupaten Bireuen ke depan. (Hermanto) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PW APRI Aceh dan Humas Kemenag Aceh Gelar Webinar Penulisan Berita Online

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Guna memperkuat peran penghulu di bidang literasi, terutama penulisan berita di website organisasi, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia...

DPMPTSP Bireuen Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Sosialisasi Peraturan...

Ratusan Guru SD di Bireuen Ikuti Pelatihan Coding dan Kecerdasan Artifisial

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dalam Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan Pembelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial. Kegiatan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar...

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengintruksikan mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesahatan Aceh (JKA). “Semua rakyat...

KABAR POPULER

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha, Ini Jadwal dan Lokasinya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Pemerintah Aceh menggelar pasar murah di 11 kecamatan. Pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya...

Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Al-Farlaky Jadi Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa 2017

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh melalui Kabid Humas ,Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, SIK, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di sejumlah media yang menyebutkan...

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengintruksikan mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesahatan Aceh (JKA). “Semua rakyat...

DPMPTSP Bireuen Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Sosialisasi Peraturan...