Minggu, 17 Mei 2026

Warga Pante Lhong Minta Penanganan Darurat Jalan Rusak Parah Dihantam Banjir Bandang

KABAR BIREUEN, Peusangan – Warga Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, meminta pemerintah setempat segera memperbaiki secara darurat jalan utama di desa tersebut yang hancur diterjang banjir bandang pada Rabu, 26 November 2025.

Kondisi jalan yang sudah tak terbentuk lagi itu, kini menjadi hambatan bagi warga yang setiap hari bolak-balik dari tempat pengungsian untuk membersihkan rumah mereka.

Ponda, salah seorang warga setempat, kepada Kabar Bireuen, Minggu (30/11/2025) sore, mengatakan, kondisi jalan itu nyaris tidak bisa dilalui kendaraan. Bahkan, sepeda motor pun sangat sulit melewati jalan tersebut yang dipenuhi lumpur licin, tergenang air, dan bergelombang.

“Untuk kondisi darurat seperti sekarang, perataan permukaan jalan ini dulu yang sangat kami butuhkan. Coba lihat sendiri, badan jalan sudah berbukit-bukit begini dan berlumpur licin, bagaimana bisa dilalui sepeda motor. Kami sangat memohon kepada pemerintah segera menurunkan alat berat untuk meratakan permukaan jalan ini buat sementara waktu dulu agar masyarakat bisa melintasinya,” ujar Ponda penuh harap.

Ponda, seorang warga Pante Lhong menunjuk jalan di gampongnya yang rusak parah dan butuh penanganan darurat dari pemerintah setempat. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Seorang tokoh masyarakat Pante Lhong, Teuku Marzuki, juga berharap hal yang sama. Dikatakannya, perbaikan akses jalan merupakan kunci mempercepat proses pemulihan kondisi pascabanjir bandang.

“Saat ini warga sedang berupaya membersihkan rumah dan lingkungan, namun akses transportasi menjadi kendala paling serius. Kami berharap respons cepat dari pemerintah menormalkan kondisi jalan ini sekadar untuk bisa dilalui dulu,” ungkap pria yang akrab disapa Amponki ini.

Pantauan di lokasi, menunjukkan kondisi badan jalan memang sudah sangat memprihatinkan. Banjir bandang membuat jalan tersebut hancur dan berubah seperti hamparan bukit-bukit kecil berisi lumpur licin. Beberapa warga yang melintasinya dengan sepeda motor, harus ekstra hati-hati agar tidak tergelincir maupun terjatuh.

Gampong Pante Lhong merupakan salah satu desa terparah dilanda banjir bandang di Kabupaten Bireuen. Ratusan rumah hancur dan tertimbun lumpur,. Akibatnya, sekira 300 kepala keluarga (KK) harus mengungsi ke Balai Pembangunan Desa di kompleks Kantor Camat Peusangan.

Kini masyarakat setempat berharap, penanganan darurat segera dilakukan agar aktivitas warga dapat berjalan kembali, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana tersebut. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...