Selasa, 13 Januari 2026

Turun Langsung Bersihkan Lumpur di Sejumlah Dayah, HRD Kerahkan Alat Berat dan Mobil Tangki Air

KABAR BIREUEN, Samalanga — Kepedulian terhadap kelangsungan pendidikan santri pascabanjir ditunjukkan langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD). Dia turun ke lokasi bencana bersama relawan dengan mengerahkan alat berat hingga mobil tangki air untuk membersihkan lumpur yang merendam sejumlah pesantren (dayah) di Provinsi Aceh.

Aksi gotong royong tersebut dilakukan HRD atas arahan langsung Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, yang menghubunginya dari Jakarta.

“Gus Ketum Muhaimin Iskandar yang juga Panglima Santri, meminta kami untuk turun langsung ke pesantren-pesantren membantu para guru dan santri membersihkan lumpur pascabanjir,” ujar HRD kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

BACA JUGA: HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

Pantauan di lapangan, HRD bersama tim relawan PKB tampak ikut bergelut dengan lumpur setinggi lutut orang dewasa yang menutupi pekarangan, ruang belajar, hingga tempat ibadah di sejumlah dayah.

Selain mengerahkan alat berat berupa beko dan buldoser, HRD juga mengirimkan mobil tangki air bersih dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat proses pembersihan.

HRD bersama Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu Samalanga (Pimpinan Dayah mul Ayman Samalanga). (Foto: Humas HRD)

Menurut HRD, kerja bakti tersebut bukan hanya tindak lanjut dari arahan pimpinan partai, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 2 terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Gotong royong membersihkan pesantren ini kami lakukan agar proses belajar mengajar di lembaga pendidikan agama bisa segera berjalan normal kembali,” katanya.

BACA JUGA:  Demi Percepat Mobilisasi Bantuan Banjir, HRD Minta Menteri PU Buka Tol Ruas Seulimum-Padang Tiji untuk Umum 

HRD menegaskan, negara wajib membantu pesantren sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai para santri merupakan aset bangsa yang harus dijaga keberlangsungan pendidikannya.

“Santri adalah generasi bangsa yang patut kita perhatikan dan selamatkan. Mereka generasi Qurani yang akan menjadi penerus dan penyelamat bangsa, baik hari ini maupun di masa mendatang,” jelas HRD. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...