Sabtu, 25 April 2026

Standarisasi Warkop, Cafe dan Restoran di Bireuen, Pelayanan Tutup Pukul 24.00 WIB

KABAR BIREUEN-Demi menegakkan syariat Islam, Pemerintah Kabupaten Bireuen akhirnya mengeluarkan standarisasi warung kopi/cafe dan restoran. Salah satunya, pelayanan  cafe dan restoran tutup pukul 24.00 WIB.

Standarisasi yang dikeluarkan tersebut tertanggal 30 Agustus 2018, ditandatangani Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos. Ada 14 poin dalam standarisasi tersebut.

Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, H Juliwan M. Ali yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Selasa (4/9/2018) terkait beredarnya surat standarisasi tersebut, membenarkan memang sudah dibuat standarisai warung kopi, cafe dan restoran yang sesuai dengan Syariat islam.

“Kalau dalam bentuk surat edaran, sebenarnya sudah sejak setahun lalu sudah ada. Nah, kini saatnya kita buat standarisasi warkop, cafe dan restorat. Semua itu untuk menegakkan syarait islam di Kabupaten Bireuen,” sebutnya.

Dikatakan Jufliwan, mengenai poin,yang menyebutkan, pramusaji wanita tidak dibenarkan bekerja di atas pukul 21.00 WIB dan dilarang melayani pelanggan wanita diatas pukul 21.00 WIB, kecuali bersama mahramnya. Itu tujuannya juga untuk kepentingan wanita itu sendiri, melindungi mereka, menghindari wanita tidak berada di tempat tersebut sampai pukul 01.00 WIB. Karena bisa menimbulkan kesan tak baik.

“Kalau wanita dan laki-laki duduk satu meja dan bukan mahramnya, tentu saja itu haram. Dilarang dalam agama dan tidak sesuai syariay islam. Ini berlaku bagi semua masyarakat Bireuen, tak terkecuali, siapapun dia, kalau duduk bukan dengan mahramnya haram. Ini juga salah satu cara mengindari terjadinya perselingkuhan,” jelas Jufliwan.

Kalau wanita mau duduk di cafe, saran Jufliwan, maka duduklah satu meja dengan sesama perempuan.

Menurut Jufliwan, standarisasi yang dibuat tersebut juga demi kenyamana dan kemaslahatan masyarakat.

Pihaknya akan terus mengimbau dan mendakwaan hal tersebut kepada pengelola warkop, cafe dan restoran.

“Kita akan terus upayakan dalam bentuk himbauan, pelan-pelan kita beri pengertian agar nantinya semua bisa berjalan berdasarkan standarisasi yang telah dibuat sesuai Syariat islam itu,” katanya.

Sejauh ini, katanya lagi, standarisasi tersebut masih dalam bentuk dakwah dan himbauan, belum diambil langkah tegas bila ada yang melanggar. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

14 Bulan Pimpin Bireuen, Ini Capaian Kinerja Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ir H Mukhlis ST - Ir Razuardi Ibrahim MT dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2025-2030 oleh Gubernur...

Lewat Kuliah Umum Regenerative Design, Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Wacana Kota Berketahanan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Gagasan pembangunan kota yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memulihkan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadi fokus utama...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

KABAR POPULER

14 Bulan Pimpin Bireuen, Ini Capaian Kinerja Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ir H Mukhlis ST - Ir Razuardi Ibrahim MT dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2025-2030 oleh Gubernur...

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...

Lewat Kuliah Umum Regenerative Design, Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Wacana Kota Berketahanan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Gagasan pembangunan kota yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memulihkan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadi fokus utama...