KABAR BIREUEN – Aksi maling saat shalat Jumat berlangsung semakin meresahkan, pasalnya dua zak pupuk SP – 36 di Kedai milik Hendra berhasil dibawa kabur, Jumat ( 3/7/2020) sekira pukul 13.30 WIB. Akibatnya dia menderita kerugian sekitar Rp 300 ribu.

Menurut keterangan warga, kejadian serupa pada saat warga melakukan shalat Jumat bukan kali ini saja, sekitar bulan April lalu tabung gas 3 kg milik Ilyas Abdullah yang sehari – hari jualan mie di pasar Leubu Mesjid sukses dibawa pencuri.

“Pada hari yang sama saat itu, cabe dan bawang milik bang Ateng di pasar Leubu Cot juga hilang,” ungkap Adi warga Leubu Mesjid.

Aksi ini kembali terjadi pada bulan Mei, kali ini giliran satu set biji timbangan ( boh ceng ) milik Sabri pedagang kelapa di Leubu Mesjid juga disikat maling.

Rentetan peristiwa ini selalu dimamfaat mereka saat warga sepi ketika masyarakat sedang menjalan ibadah shalat Jumat .

“Mereka selalu melakukan ini saat warga melaksanakan shalat jumat, setiap pergerakannya luput dari perhatian kami,” ujar warga lainnya.

Namun pada kejadian yang ketiga, seorang perempuan warga setempat sempat melihat pelaku seorang pria yang menggunakan sepeda motor jenis Scopy coklat tanpa nomor polisi ,tapi wanita itu tidak berani menhadangnya.

Menurut warga di sana, setelah kedua zak pupuk diambil selanjutnya dibawa kabur kearah utara menuju Simpang Leubu.

“Setelah diambil, terus dibawa kabur kearah Simpang Leubu,” terang warga Leubu Mesjid yang tidak mau ditulis namanya.

Dengan kasus yang sudah terjadi tiga kali, warga berharap kepada pihak keamanan bisa mendeteksi keberadaan pelaku sehingga keamanan harta milik masyarakat terjaga.

“Kami harap pihak keamanan bisa melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya, degan demikian barang milik warga aman terkendali,” harap Nazar. (Faisal Ali)

BAGIKAN