KABAR BIREUEN – Menyambut bulan Ramadhan 1445 Hijriah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, melalui Dinas Pendidikan Dayah Bireuen menyalurkan insentif berjumlah Rp1,584 miliar.
Insentif tersebut disalurkan kepada 903 penerima terdiri pimpinan dan guru dayah dalam wilayah Kabupaten Bireuen.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen, Anwar, S.Ag.,MAP dalam keterangannya kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis, (7/3/2024) mengatakan, penyaluran insentif ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan pemerintah daerah kepada para pimpinan dan guru dayah yang telah berjasa dalam mendidik dan membina generasi muda di Bireuen.
“Insentif ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para pimpinan dan guru dayah, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya dalam bulan puasa beberapa hari lagi kedepan,” kata Anwar.
Dirincikan, insentif diberikan kepada 153 pimpinan dayah dalam Kabupaten Bireuen masing-masing menerima sebesar Rp3 juta, dengan jumlah Rp459 juta.
Kemudian, kepada 750 guru dayah masing-masing menerima Rp1,5 juta, dengan jumlah Rp1,125 miliar.
“Total penerima insentif pimpinan dan guru dayah tahun 2024 sebanyak 903 orang,” jelasnya.
Lanjutnya, seluruh dana disalurkan melalui Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen dan sudah di transfer semua ke rekening penerima hari ini.
“Bagi pimpinan dan guru dayah yang pernah mengajukan permohonan bantuan dana tahun 2024 ini silakan di cek ke rekening masing-masing atau boleh juga di lihat informasinya pada halaman website Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen,” sebutnya
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Bireuen tersebut berharap, penyaluran insentif ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi para pimpinan dan guru dayah dalam membina generasi muda di Kabupaten Bireuen dan lebih khusyuk beribadah pada bulan suci Ramadhan.
“Semoga dengan insentif ini, para pimpinan dan guru dayah dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan di dayah. Sehingga, generasi muda Kabupaten Bireuen yang dijuluki dengan kota santri dapat menjadi generasi yang Qur’ani dan berakhlak mulia,” pungkas Anwar. (Hermanto)









