KABAR BIREUEN, Bireuen – Dosen Fakultas Komputer dan Multimedia (FKOM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Cut Amalia Saffiera, M.CS., berhasil lolos seleksi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026. Ia akan melanjutkan pendidikan doktoral (S3) di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Kabar tersebut disampaikan Dekan FKOM UNIKI, Ir. T. Irfan Fajri, S.Kom., M.M.S.I., berdasarkan pengumuman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Cut Amalia dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh tahapan seleksi program beasiswa tersebut.
Keberhasilan Cut Amalia melanjutkan studi ke ITB melalui program beasiswa nasional itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi FKOM dan UNIKI. Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam meningkatkan kualifikasi akademik para dosennya hingga jenjang doktor.
“Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan pimpinan Fakultas Komputer dan Multimedia UNIKI dalam meningkatkan kualifikasi akademik dosen hingga jenjang pendidikan doktoral,” ujar T. Irfan Fajri didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik FKOM UNIKI, Cut Fadhilah, S.T., M.Kom., Senin (24/8/2026).
Dia menyampaikan ucapan selamat kepada Cut Amalia atas keberhasilannya meraih beasiswa tersebut. Menurutnya, kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kompetensi dosen sekaligus kualitas pendidikan tinggi.
“Peningkatan kualifikasi akademik dosen merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Kami berharap keberhasilan ini memberikan dampak positif bagi pengembangan FKOM dan UNIKI secara keseluruhan,” katanya.
Sementara itu, Cut Amalia Saffiera mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya untuk melanjutkan pendidikan melalui BPDDI Tahun 2026.
“Alhamdulillah, saya berhasil menjadi salah satu dosen yang meraih Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026. Saat pendaftaran, saya memilih Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai perguruan tinggi tujuan,” ungkapnya.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan keilmuan sekaligus menyelesaikan pendidikan doktoral hingga tuntas.
“Semoga saya dapat melanjutkan dan menuntaskan program beasiswa ini sampai selesai. Mohon doa dan dukungan agar seluruh prosesnya dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., turut menyampaikan ucapan selamat atas capaian tersebut. Dia menilai, keberhasilan Cut Amalia menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UNIKI.
“Selamat kepada dosen FKOM UNIKI, Cut Amalia Saffiera, yang telah berhasil meraih beasiswa program doktor. Ini menjadi suatu kebanggaan khusus bagi civitas akademika UNIKI,” kata Zainuddin.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa dosen UNIKI memiliki kemampuan untuk bersaing dalam memperoleh kesempatan pengembangan akademik di tingkat nasional maupun internasional.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dosen UNIKI mampu bersaing secara global. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akademik,” pungkasnya.
Keberhasilan Cut Amalia meraih BPDDI Tahun 2026, diharapkan menjadi pemacu bagi dosen-dosen UNIKI lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi keilmuan, sehingga semakin berkontribusi terhadap peningkatan mutu dan daya saing pendidikan tinggi. (Red)











