KABAR BIREUEN-Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhamad SAW 1442 H /2020 M, warga Dusun Bakti dan Dusun Bireuen Timur, Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang,Bireuen, gelar ceramah agama.

Acara tersebut berlangsung di halaman Meunasah Kota, Gampong setempat. Minggu (20/12/2020).malam (ba’da Isya), menghadirkan Tgk Asnawi Arakundo Aceh Timur, sebagai penceramah.

Keuchik Gampong Bandar Bireuen, Adnan Adam kepada Kabar Bireuen, mengatakan, peringatan maulid Nabi Muhamad ini merupakan program rutin yang setiap tahun diperingati.

Untuk tahun ini warga Dusun Bakti dan Dusun Bireuen Timur melaksanakannya dengan cara sederhana, mengingat perayaan maulid yang kita laksanakan di tengah pandemi.

“Namun tanpa mengurangi makna dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.,” kata Adnan Adam.

Dijelaskan, selain ceramah agama yang dilaksanakan malam ini, ditempat yang sama pada pagi menjelang siang, juga dilaksanakan kenduri makan bersama dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim.

Disebutkan, pada prosesi kegiatan tersebut, dihadiri antara lain, Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH, M.Si.Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, para Kadus dalam Gampong Bandar Bireuen, warga diseputaran Kota Bireuen dan undangan lainnya.

Ucapan terimakasih dan apresiasi kepada warga Dusun Bakti dan Dusun Bireuen Timur, juga terhadap panitia dan semua pihak, yang telah ikut partisipasi dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah prosesi rangkaian kegiatan peringatan maulid nabi tersebut, berjalan tertip, aman dan lancar, ‘ ucap Adnan Adam.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, tidak hanya untuk meningkatkan rasa cinta seluruh umat muslim kepada Nabi Muhammad SAW.

Namun juga merupakan ajang untuk semakin mempererat tali silaturahmi dan rasa persaudaraan antar sesama terbangun lebih baik lagi, jelas Keuchik Gampong Bandar Bireuen ini.

Sementara itu, Tgk Asnawi manyampaikan bahwa inti dari peringatan maulid nabi ini adalah kembali mengingat, meneladani, dan mempelajari sejarah hidup beliau yang tak lain adalah manusia yang diutus oleh Allah  SWT ke muka bumi ini sebagai suri tauladan.

Selain itu, mendirikan sholat yang benar sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.

“Tak ada alasan apa pun bagi kita hamba-Nya untuk meninggalkan sholat fardhu lima waktu dalam kondisi dan situasi apa pun,” sebutnya. (Herman Suesilo).