H Mukhtar Yusuf (kanan) dan Sayed Fakhri Peudada (kiri) sedang mengawasi Pembangunan turap fondasi pagar Masjid Al Amin Pulo Ara

KABAR BIREUEN–H Mukhtar Yusuf selaku Ketua Umum pembangunan dan sebagai pengagas pertama pembangunan Masjid Al Amin Pulo Ara Geudong Teungoh saat ini sedang giat melanjutkan kembali percepatan  pembangunannya.

Mukhtar Yusuf didampingi Sayed  Fakhri Peudada dan Januar yang ditemui Kabar Bireuen Kamis (14/5/2020) sedang mengawasi pembangunan turap fondasi pagar masjid sepanjang 170 meter dan 61 buah tiang pagar setinggi 2 meter.

Dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen, dia mengatakan, saat ini sedang melanjutkan percepatan pembangunannya dengan swadaya masyarakat agar Masjid Geudong satu-satunya Masjid  di Negeri Jeumpa yang rubuh diguncang bencana alam gempa besar tahun 1967 diharapkan bisa cepat selesai pembangunannya.

Mukhtar Yusuf mengemukakan, pembangunan Masjid Al Amin di atas sebidang tanah wakaf sebagai pengganti Masjid Geudong yang rubuh diguncang gempa mulai dilaksanakan pembangunannya pada tahun 2007 saat ini sudah rampung dibangun 35 persen dan sudah dapat berfungsi untuk melaksanakan  shalat Jum’at dan shalat wajib lima waktu berjamaah.

“Lokasi Masjid Al Amin di pusat Kota Juang Bireuen di lintasan jalan negara Banda Aceh – Medan berdampingan dengan Terminal Bus antar kota antar Propinsi letaknya sangat strategis sebagai rumah ibadah bagi umat Islam Kota Bireuen dan desa-desa sekitarnya,” sebutnya.

Menurut Mukhtar Yusuf, direncanakan, sehabis lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1441 hijriah melalui swadaya masyarakat akan mulai melaksanakan pembangunan 4 buah kubah masing-masing satu kubah berukuran 10 x 10 meter dan tiga buah kubah masing-masing berukuran 2,5 x 2,5 meter.

“Untuk menunjang percepatan pembangunan Masjid Al Amin 65 persen lagi diharapkan Pemerintah Aceh, Pemkab Bireuen, para dermawan baik yang berada dalam Kota Bireuen maupun warga Bireuen yang berada di luar Bireuen dan luar Aceh agar berkenan menyumbang sedekah jariah untuk percepatan rumah Allah Masjid Al Amin Pulo Ara,” harap Mukhtar Yusuf. (H.AR Djuli).

 

BAGIKAN