Pelaku Pembacokan Ditangkap, Motifnya Diduga Karena Sakit Hati

KABAR BIREUEN– Polres Bireuen berhasil menangkap pelaku pembacokan terhadap Firda Maisura (18), gadis asal Desa Cot Buket, Kecamatan Peusangan yang dibacok di wajahnya pada Senin malam (28/5/2018), enam jam setelah kejadian.

Jajaran Satreskrim Polres Bireuen dipimpin Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian S.IK mengamankan pelaku Aulia asal Pante Gajah, Peusangan tersebut di Rumah Sakit Bireuen Medical center (BMC) saat menjenguk korban.

Kapolres Bireuen, AKPB Riza Yulianto SE.,SH kepada wartawan, Selasa  (29/5/2018) menyebutkan, setelah mendapat laporan tentang tindak pidana penganiayaan berat (pembacokan) tersebut, Kasat Reskrim bersama anggota langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga pacar korban bernama Aulia.

“Pelaku datang ke rumah sakit untuk menjenguk korban, lalu Aulia diamankan dan dilakukan introgasi, pada saat awal diintrogasi pelaku tidak mengakui melakukan penganiayaan terhadap korban,” sebutnya.

Selanjutnya, kata Riza Yulianto, Kasat Reskrim beserta anggota melakukan penyelidikan mendalam dan berhasil menemukan sepmor Honda Beat terparkir di depan MAN Peusangan, diduga sepmor itu digunakan korban sebelum kejadian.

Pada sepmor tersebut ditemukan bercak darah, selanjutnya tim identifikasi mengambil sidik jari yang terdapat di motor tersebut dan melakukan perbandingan dengan sidik jari Aulia.

“Pelaku diinterogasi kembali secara mendalam dan pada saat diinterogasi, dibelakang daun telinga sebelah kanan dan jari tangan Aulia serta baju koko yang dipakainya ditemukan bercak darah,” ungkap Kapolres.

Tim kemudian melakukan penggeledahan di rumah orang tua Aulia di Pante Gajah, dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti, sebilah parang bergagang kayu yang terdapat bercak darah, sarung hitam motif garis putih yang terdapat bercak darah
serta jaket switer merah yang terdapat bercak darah.

Juga ditemukan celana kain panjang warna abu-abu yang terdapat bercak darah, handuk  biru putih, lipstik merek moca (ditemukan disamping rumah), HP android merk vivo yang terdapat bercak darah yang diduga milik korban

“Setelah barang bukti tersebut ditemukan, Aulia mengakui dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap korban di halaman rumah orang tuanya di Pante Gajah. Kemudian setelah korban dianiaya dengan menggunakan parang, lalu korban dibawa pelaku dengan sepmor honda beat milik korban ke Dusun Mane, Desa Beunyot Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, dan meninggalkan korban dalam keadaan terluka. Sedangkan Aulia pergi dengan membawa sepmor korban,” jelasnya.

Modus operandi yang digunakan pelaku terlebih dahulu menghubungi korban dan menyuruh untuk datang ke rumah orang tua pelaku di Pante Gajah. Adapun motif pelaku membacok korban Firda Maisura karena sakit hati, pelaku menduga korban berselingkuh.(Ihkwati) 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Merasa Tak Dihargai, Wartawan Boikot Konferensi Pers di Mapolres Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Belasan wartawan media cetak, elektronik, dan online di Kabupaten Bireuen memboikot konferensi pers terkait kasus tertembaknya seorang anggota TNI Subdenpom...

UNIKI Berangkatan Mahasiswa Ikuti Peksimida Aceh XVII di USK Banda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa-Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) secara resmi melepas keberangkatan kontingen mahasiswa untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Aceh XVII Tahun 2026...

Bersama Pihak Terkait, Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Siapkan Gerakan Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membangun kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen,...

Bidang Pembinaan SD Disdikbud Bireuen Gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan dan Intoleransi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi. Sosialisasi yang diikuti ratusan...

Polri Jelaskan Peran Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Ditjen Pajak

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemungutan, penilaian, pemeriksaan, maupun...

KABAR POPULER

Merasa Tak Dihargai, Wartawan Boikot Konferensi Pers di Mapolres Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Belasan wartawan media cetak, elektronik, dan online di Kabupaten Bireuen memboikot konferensi pers terkait kasus tertembaknya seorang anggota TNI Subdenpom...

Bidang Pembinaan SD Disdikbud Bireuen Gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan dan Intoleransi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi. Sosialisasi yang diikuti ratusan...

Bersama Pihak Terkait, Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Siapkan Gerakan Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membangun kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen,...

UNIKI Berangkatan Mahasiswa Ikuti Peksimida Aceh XVII di USK Banda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa-Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) secara resmi melepas keberangkatan kontingen mahasiswa untuk mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Aceh XVII Tahun 2026...

Polri Jelaskan Peran Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Ditjen Pajak

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemungutan, penilaian, pemeriksaan, maupun...