KABAR BIREUEN–Alhamdulillah selama dua periode saya memimpin Pemerintahan Desa Pulo Ara, Geudong Teungoh (2005-2018) berkat dukungan para dermawan telah berhasil membangun kembali Masjid Geudong satu-satunya masjid tertua di Kecamatan Jeumpa yang rubuh diguncang gempa besar tahun 1967.
Demikian Mantan Keuchiek Desa Pulo Ara Geudong Teungoh dalam menyampaikan sekilas sejarah pembangunan Masjid Jamik Al Amin Desa Pulo Ara Geudong Teungoh dihadapan para jamaah saat akan melaksanakan shalat Jum’at perdana di masjid tersebut Jum’at (10/5/2019).
Sebelumnya dalam suatu wawancara dengan Kabar Birteuen di Masjid Al Amin, H Mukhtar Yusuf mengemukakan, pembangunan Masjid Al Amin mulai digerakkan tahun 2009 setelah 42 tahun masjid Geudong rubuh diguncang genmpa besar tahun 1967.
Pembangunan yang bersumber dari swadaya para dermawan bantuan tiang induk dari H Adli Ibrahim (Nyakli), bantuan tiang induk H Syafrin H Mahmud, bantuan tiang induk H Mukhtar Yusuf, bantuan H Jamaluddin Bin Sari 50 sak semen, bantuan dana Husin Banta (Golkar), bantuan dana Wan Ponsel Bireuen dan para donatur lainnya.
Pembangunan masjid berlantai dua dengan ukuran 30 x 20 meter diatas sebidang tanah wakaf seluas 6.478 meter bujur sangkat akan menelan dana Rp 10 miliar lebih. Hingga berakhir masa jabatan saya sebagai Keuchiek Pulo Ara Geudong Teungoh pembangunan Masjid Al Amin sudah rampung 40 persen dan telah dapat melaksanakan shalat Jum’at perdana awal Ramadhan 1440 hijriah (10/5/2019).
Menurut H Mukhtar Yusuf, kini sudah saatnya Kades Pulo Ara Geudong Teungoh yang baru bersama panitia pembangunan perlu mengdakan rapat pembangunan lanjutan Masjid Al Amin. Tahap lanjutan ini membanguan satu kubah induk berukuran 10x10meter, dan tiga kubah berkuran 2,5 x 2,5 meter akan menelan dana Rp 3 miliar lebih.
Dikatakan dirinya sebagai pendiri Masjid Al Amin masih tetap bersedia membantu kelanjutan pembangunan masjid Al Amin agar masjid kebanggaan masyarakat Kota Juang Bireuen dapat segera rampung pembanguannya.
Mengenai nama Masjid Al Amin tekah ditetapkan oleh Ulama Kharismatik H Abu Tumin Blang Bladeh saat mengadakan rapat di Masjid Agung menetapkan nama masjid Agung dengan nama Masjid Agung Sultan Jeumpa dan nama masjid Geudong yang rubuh diguncang Gempa diberi nama Masjid Al Amin Pulo Ara Geudong Teungoh sebagai masjid Kecamatan Kota Juang Bireuen.
“Saya sebagai pendiri masjid Al Amin sangat menghibau pemerintah Kabupaten, Propinsi, pusat dan para dermawan berkenan bersedekah membangun rumah Allah Masjid Al Amin,” harap Mukhtar Yusuf.
Bagi para dermawan dapat megirimkan sedekah melalui Rekening Panitia Pembangunan Masjid Al Amin Kota Juang Bireuen, melalui rekening PT Bank Aceh Syariah Capem Malikussaleh Bireuen No. Rekening 660 01.99.000023-6.(H.AR Djuli).









