KABAR BIREUEN,Peusangan– Lembaga Maitri Karuna Jaya Matangglumpangdua Bireuen mengadakan pelatihan Atthanga Sila dan Puja selama dua hari, Senin- Selasa (17-18 Maret 2025).
Kegiatan yang dihadiri puluhan umat Budha dari Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Banda Aceh, Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Matangglumpangdua dan Bireuen, berlangsung di kantor lembaga tersebut di Gampong Keude Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Bireuen.
Pimpinan Maitri Karuna Jaya, Elvi Suifong kepada Kabar Bireuen, Selasa (18/3/2025) mengatakan, pada pelatihan Atthanga Sila dan Puja pelimpahan jasa itu menghadirikan Sefu dari Taiwan dan Cina, Master Hai Thu Fase, didampingi empat yang lain umat.
Selain itu, turut hadir Pembinas Masyarakat (Pembimas) Budha Provinsi Aceh, Suwarno S.Ag M.Pd.

“Atthanga Sila adalah delapan latihan sila. Selama pelatihan, umat Budha merapalkan puja dan doa yang dipimpin Sefu,” sebut wanita yang akrab disapa Cici Elvi itu.
Dikatakan pemilik usaha Stroop Mawar Matangglumpangdua itu, pelimpahan jasa atau persembahan kebajikan adalah suatu tindakan standar dari latihan spiritual Buddhis ketika jasa atau kebajikan dari seseorang dilimpahkan kepada kerabat yang telah meninggal, dewa, atau semua makhluk hidup.
“Dalam Buddhisme, pelimpahan jasa juga merupakan satu dari sepuluh basis kebajikan,” katanya.
Sementara itu, Pembimas Budha Provinsi Aceh, Suwarno berpesan kepada umat Budha agar menjaga kerukunan, jangan mudah marah dan terpancing emosi.

“Jangan karena perbedaan pandangan, kita jadi bermusuhan dan tidak rukun. Harus rukun, damai dan tidak boleh saling bermusuhan,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Pembimas Budha Suwarno serta Elvi Suifong menyerahkan cinderamata kepada Sefu Master Hai Thu Fase.
Selain itu, sore harinya juga dilakukan pelepasan makluk hidup, ratusan anak ikan bandeng ke laut Jangka, Kecamatan Jangka, Bireuen.
“Melepas hewan atau makluk hidup ke habitatnya sebagai cara menghasilkan karma positif melalui tindakan kebaikan,” pungkas Cici. (Ihkwati)












