Sabtu, 18 April 2026

Khanduri Blang, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Oleh: RAIHAN ARIANI
Mahasiswi Universitas Serambi Mekkah
Prodi: Komunikasi Penyiaran Islam

TRADISI Khanduri Blang merupakan salah satu kekayaan budaya masyarakat Aceh yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan hubungan harmonis antara manusia dengan alam.

Kegiatan ini biasanya dilaksanakan menjelang musim tanam padi, sebagai bentuk doa bersama untuk memohon keselamatan dan hasil panen yang melimpah. Lebih dari sekadar ritual, Khanduri Blang adalah cerminan kearifan lokal yang memiliki makna sosial dan spiritual yang mendalam.

Dalam praktiknya, Khanduri Blang memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Semua elemen masyarakat turut serta dalam mempersiapkan makanan, mengadakan doa bersama, dan bekerja sama tanpa melihat perbedaan status sosial. Tradisi ini mengajarkan semangat gotong royong yang semakin langka di era modern yang cenderung individualistis.

Selain itu, Khanduri Blang juga mencerminkan kesadaran ekologis masyarakat Aceh. Melalui tradisi ini, petani menyadari bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya bergantung pada kerja keras, tetapi juga pada doa, harapan, dan keharmonisan dengan alam. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap tanah dan rezeki yang dikandungnya.

Namun, tantangan yang dihadapi hari ini adalah lunturnya minat generasi muda terhadap tradisi seperti ini. Modernisasi dan perkembangan teknologi sering membuat tradisi dianggap kuno atau tidak relevan. Padahal, jika dikemas dengan baik dan dijelaskan maknanya, Khanduri Blang bisa menjadi sumber pendidikan karakter dan identitas budaya yang kuat bagi generasi mendatang.

Oleh karena itu, pelestarian Khanduri Blang sangat penting. Pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk memastikan tradisi ini tetap hidup, misalnya melalui integrasi dalam kurikulum lokal, festival budaya, atau dokumentasi digital. Melestarikan Khanduri Blang bukan hanya menjaga budaya, tetapi juga mempertahankan jati diri Aceh sebagai masyarakat yang religius, bersatu, dan mencintai alam. [*]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Refleksi Sembilan Tahun Kabar Bireuen: Tetap Konsisten Jaga Independensi dan Integritas

0
MEDIA pers bukan sekadar tempat menayangkan informasi. Ia adalah alat kontrol sosial. Media hadir untuk mengawasi kekuasaan, menyuarakan kepentingan publik, dan menjaga akal sehat...