KABAR BIREUEN– Sekolah Sepak Bola (SSB) U-13 Brata Reuleut Bireuen, gagal meraih juara di Kompetisi Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Nasional 2018, di Medan, Sumatra Utara.
Setelah dalam pertandingan Grand Final, kalah 5-6 melalui drama adu penalti atas SSB TGM Medan, sebelumnya dalam waktu normal kedua tim bermain imbang 0-0.
Kekalahan ini, SSB Brata Reulet Bireuen menempati juara kedua, sementara juara pertama diraih SSB TGM Medan.
Grand final liga usia muda ini, berlangsung di stadion mini USU, Medan, Sabtu Sore (12/5/2018).
Pelatih SSB U-13 Brata Reuleut, Zulkifli Ishak saat di hubungi Kabar Bireuen melalui telepon selulernya mengatakan, anak-anak telah bermain sekuat tenaga pada laga ini.
“Mereka bermain disiplin dan kompak hingga waktu norma kedudukan imbang tanpa gol,” kata Zulkifli Ishak.
Namun dalam laga adu penalti kita harus mengakui keunggulan lawan, meski kita hanya memperoleh juara dua, kita harus berpuas hati, inilah hasil terbaik diperoleh.
“Terima kasih terhadap pemerhati olahraga sepakbola, masyarakat Bireuen khususnya dan Aceh umumnya, atas doa dan dukungan terhadap SSB U-13 Brata Reuleut Bireuen selama liga ini digelar,” pinta Zulkifli. (Herman Suesilo).










