KABAR BIREUEN-Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk Lansia dan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) kembali diadakan di Gampong Seuneubok Rawa, Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen.

Dengan tetap menjaga protokoler kesehatan dimasa Covid 19, Kader Posbindu memberikan pelayanan kesehatan untuk warga secara optimal di Aula Gedung Serba Guna setempat, Kamis, 12 November 2020.

Nurhafna, ketua kader menyampaikan, kegiatan posyandu dilakukan karena pertimbangan selama pandemi banyak warga yang tidak mendapatkan pelayanan secara maksimal.

“Selama tiga bulan terakhir, petugas kesehatan dari Puskesmas Cot Iju dan kader hanya mengunjungi lima lansia setiap bulan, sementara warga lainnya tidak mendapatkan pelayanan. Maka dari itu, kita adakan kegiatan hari ini agar semua warga mendapatkan pelayanan secara merata,” ungkap Nuhafna.

Pada kesempatan tersebut, selain pemeriksaan kesehatan kader juga membagikan makanan tambahan berupa ikan segar dan tempe setiap warga yang hadir. Hal ini dilakukan untuk pemenuhan gizi dan memotivasi warga agar rutin hadir pada setiap kegiatan posyandu.

“Selama ini kita telah memberikan PMT yang beragam dan bergizi setiap kegiatan posyandu. Bulan ini kita berikan ikan segar dan tempe, berharap tahun depan bisa kita tingkatkan lagi,” paparnya.

Nafsiah Mahmud (60), salah satu lansia merasa senang dengan adanya posyandu bulan ini. Ianya mengaku sudah tiga bulan tidak mendapatkan pelayanan kesehatan karena pembatasan kegiatan selama pandemi.

“Saya senang sekali ada posyandu lagi seperti biasa, sudah lama saya tidak melakukan pemeriksaan kesehatan karena menunggu giliran kunjungan. Apalagi hari ini kami dibagikan ikan dan tempe, saya senang sekali, ini bisa saya masak dan makan bersama keluarga di rumah. Tidak perlu keluar uang lagi untuk beli ikan hari ini, minimal saya bisa irit Rp 20 ribu,” ungkapnya gembira.

Keuchik Gampong Seuneubok Rawa, Ruslan, S.Sos apresiasi terhadap inisiatif kader untuk memberikan PMT yang menurutnya sangat bermanfaat bagi warga.

Menanggapi harapan kader, tahun depan akan ditingkatkan lagi anggaran posyandu agar pelanyanan bisa lebih maksimal lagi.

“Tahun depan akan kita tingkatkan lagi anggaran posyandu, agar semua kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik. Yang penting kader dapat mengelola anggaran tersebut dengan maksimal untuk mengoptimalkan pelayanan posyandu, baik itu posyandu balita maupun lansia,” harap Ruslan.

Kegiatan posyandu lansia bulan ini dilakukan secara mandiri oleh kader tanpa pendampingan dari puskesmas. Dengan dibantu oleh bidan desa, kader memberikan pelayanan dengan baik diluar jadwal kunjungan bersama pihak puskesmas. (REL)