KABAR BIREUEN – Ikatan Santri Makmur (Isma) Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen , melakukan safari Ramadhan ke Masjid Jamik Istiqamah, Gampong Leubu Mesjid, Senin (11/4/2022) malam.
Menurut keterangan Ketua Isma Tgk.Muhammad Zawali kepada Kabar Bireuen, kegiatan safari ramadhan 1443 H merupakan agenda rutin organisasi santri Makmur setiap tahun pada bulan puasa dan akan berkunjung ke- 27 desa yang ada di Makmur.
“Safari Ramadhan Isma akan bersilaturahmi dengan masyarakat di 27 gampong dalam wilayah Makmur,” jelas Tgk.M.Zawali.
Dalam safari ramadhan di Masjid Jamik Istiqamah, Tim melakukan buka puasa bersama kemudian shalat tarawih yang di imami oleh Tgk.Muhammad Jafaruddin dan pada bagian terakhir ceramah agama yang disampaikan Tgk.Maulizar.
Pada tausiah singkatnya, Tgk.Maulizar mengajak jamaah agar dalam melakukan ibadah jangan ikut – ikutan karena jika tidak mengetahui syarat, rukun akan berdampak pada tidak sahnya setiap ibadah tersebut.
“Mari kita pelajari dan benar – benar tahu syarat, rukun dengan apa yang kita lakukan semisal shalat, puasa dan lain sebagainya sehingga setiap perbuatan akan sempurna,” ajak Tgk.Maulizar.
Disamping kegiatan safari Ramadhan, Isma juga melaksanakan Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) yang tersebar di 11 lokasi.
Adapun lokasi tersebut menurut Tgk.Zawali di Leubu Cot, Leubu Mesjid, Blang Kuthang, Lapehan Mesjid, Mon Ara, kemudian Pandak, Blang Dalam, Alu Dua, Blang Perlak, Sukarame dan Matang Kumbang.
Setelah melakukan pembinaan yang melibatkan puluhan anggota Isna di semua TPA, pada minggu terakhir ramadhan akan menggelar perlombaan yang akan di pusatkan di Meunasah Gampong Leubu Mesjid.
Jenis perlombaan yang akan dipentaskan adalah, hafalan dan surah I’tikad 70 , syarhil Qur’an, hafalan ayat pendek, tilawah, cerdas cermat, hafalan do’a harian, nasyid, kaligrafi dan M2IQ.
Ketua Isma berharap, berbagai agenda ini dapat memicu perubahan pada diri santri yang tersebar disejumlah TPA dalam membentuk generasi milineal yang berkapasitas Islami.
“Moment ini kita jadikan untuk memperkuat ukhuwah serta mencetak kader milineal yang Islami,” harapnya. (Faisal Ali)









