Sabtu, 20 Juni 2026

Giliran Gampong Seuneubok Lhong Dikampanyekan Konvergensi Pencegahan Stunting

KABAR BIREUEN-Camat Jeumpa diwakili Sekcam, Chairullah Abed yang akrab disapa Chaidir Abed, beserta Kepala Puskemas Jeumpa dan Tenaga Pendamping Desa mengkampanyekan Konvergensi Pencegahan stunting di Meunasah Gampong Seuneubok Lhong, Senin (11/11/2019).

Dia menyebutkan, kegiatan tersebut yang ditujukan kepada pengambil kebijakan di gampong, Pelaksana Gampong serta sasaran primer, yaitu ibu-ibu hamil. Ibu menyusui dan yang memiliki keluarga pada 1000 hari pertama kelahiran (HPK).

”Kita menyampaikan pesan kepada semuanya, bahwa cegah stunting itu penting,” katanya.

Sebelumnya, Keuchik Gampong Seuneubok Lhong, Sudirman Ismail, S.Kom berharap kepada warganya untuk menjaga kesehatan dengan baik, karena masalah kesehatan merupakan masalah utama, yang berharap warganya untuk mendengarkan dengan baik apa yang disampaikan pihak kesehatan.

Termasuk apa yang namanya stunting juga menyinggung jika pola hidup yang selama ini sudah mengabaikan masalah kebersihan, yang diharapkan pola hidup perlu dirubah secara evokusi untuk kepentingan generasi yag akan datang.

“Sebenarnya kita sudah mengabaikan sunnah rasul menyangkut pola hidup sehat,” katanya.

Pemateri dari Tenaga Pendamping Desa (Pendamping Desa Pemberdayaan P3MD Kecamatan Jeumpa) Rahmad Hidayat, S.Kom menyapaikan Peran Pemerintah Gampong pada kegiatan Pencegahan Stunting yang antara lain, dalam program tersebut bisa dimasukkan dalam APBG tahun 2020.

“Dimasukan yang antara lain penyediaan air bersih, baik dalam bentuk pompanisasi atau PDAM, Mandi Cuci Kakus (MCK), Pengadaan Makanan Tambahan (PMT), alokasi dana untuk penyegaran peningkatan kapasitas kader Posyandu, dan Tikar Pertumbuhan atau alat pendeteksi stunting,”sebutnya.

Begitu juga ambulance, dan Mandi Cuci Kakus (MCK). Tapi, pengadaaannya harus dahulu harus melalui musyawarah desa.

Sedangkan Kepala Puskesmas Jeumpa, Nana Dhiana, SKM menjelaskan apa yang dimaksud dengan istilah Stunting, yang sebenarnya gagal tumbuh kembang, diakibatkan kurangnya gizi kronis, baik dari ibu dan anak saat dalam kandungan.

Ditambahkan, dalam upaya mencegah stunting, si anak harus diberi asi eksklusif selama enam bulan, yang seterusnya diberikan makanan pelengkap. Stanting juga berpengaruh juga pada perkembangan otak si anak.

“Salah satu dampak stunting dapat dilihat dari tinggi dan berat badan anak, jauh di bawah rata-rata anak seusianya,” ujar Nana Dhiana.

Dalam kesempatan Sosialiasai penecegahan stunting di desa Seuneubok Lhong, Kepala Puskesmas Jeumpa, Nana Dhiana, SKM yang didampingi Bides Seuneubok Lhong, Salyani, Amd.Keb serta Kader Posyandu yang tampak begitu bersemangat.berkesempatan pula memberikan hadiah doorprize kepada yang mampu menjawab pertanyaaan yang diajukannya.

Selain itu, Nana Dhiana, SKM berkenan pula menyerahkan paket sehat kepada Ibu Hamil, Ibu Meunyusui serta ibu yang membawa balitanya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapospol Jeumpa, Ipda Mukhtar, Sekdes Seuneubok Lhong, M Nazar serta perangkat maupun kaum ibu-ibu gampong setempat. (REL).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Mukhlis Ajak Aktifkan 619 Posyandu, Jadikan Garda Terdepan Cegah Stunting di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali 619 Posyandu yang tersebar di 609 gampong...

Meski Hujan, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Mapolda Aceh untuk menghadiri Opening Ceremony Bhayangkara Fest 2026 yang dirangkai dengan Kajian Islami bersama...

Kemnaker dan Ubhara Jaya Sepakat Berkolaborasi Siapkan SDM Kompeten dan Siap Kerja

0
KABAR BIREUEN,Bekasi—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) sepakat menjalin kolaborasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan...

Wabup Bireuen: Sekolah Harus Jadi Laboratorium Hidup untuk Mencetak Petani Modern

0
KABAR BIREUEN, Juli – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, mengatakan, sekolah harus menjadi laboratorium hidup yang mampu melahirkan generasi petani modern...

Polda Aceh Amankan Lima Pelaku Pemerasan dan Pungli di Kawasan Wisata Lamreh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh berhasil mengungkap kasus dugaan pemerasan dan pungutan liar (pungli) yang terjadi di...

KABAR POPULER

Undang Rektor, Kementerian PU Mulai Bahas Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rencana pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen memasuki tahap penting. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana...

Klinik Pratama Bunda Lina Bireuen Buka Layanan dari Pagi hingga Malam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Masyarakat Kabupaten Bireuen kini semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan. Klinik Pratama Bunda Lina yang berada di Jalan Kolonel Husein Yusuf Nomor 20,...

Bupati Mukhlis Ajak Aktifkan 619 Posyandu, Jadikan Garda Terdepan Cegah Stunting di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengaktifkan kembali 619 Posyandu yang tersebar di 609 gampong...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Minta Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Proses pemulihan permanen pada wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dipacu Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Gebyar Muharram di Dayah Babul Mustaqim Jadi Ajang Syiar Islam dan Pembinaan Generasi Muda

0
KABAR BIREUEN, Juli – Pembukaan Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang digelar Dayah Babul Mustaqim di kompleks Zawiyah Babul Mustaqim, Gampong Paseh, Kecamatan Juli, Kabupaten...