KABAR BIREUEN-Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk perempuan dan anak, Minggu (8/10/2017) di meunasah desa setempat.

Kegiatan tersebut berlangsung satu hari penuh dengan dua sesi berbeda. Pagi dilaksanakan Musrenbang anak, sementara setelah Zuhur diberikan kesempatan oleh kepala desa bagi kaum perempuan untuk menyalurkan aspirasinya.

Keuchik Meunasah Asan, Nasruddin Yusuf, menyebutkan,  tujuan dibentuknya musrenbang tersebut, untuk menjaring aspirasi anak dan perempuan supaya menjadi perioritas dalam pembangunan yang disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) tahun 2018.

“Pada kegiatan Musrenbang ini, kami aparatur memberi kesempatan kepada anak-anak dan kaum perempuan untuk menentukan sendiri apa yang mereka inginkan melalui dana desa. Karena setiap warga memiliki hak untuk memanfaatkan anggaran desa demi kesejateraan bersama,” ungkap Nasruddin, saat membuka kegiatan.

Hamdiana, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DMPG-PKB) Bireuen, dalam sambutannya mendukungan dan mengapresiasi Gampong Meunasah Asan, sebagai desa pertama di Bireuen yang melakukan musrenbang anak.

“Kami apresiasi Gampong Meunasah Asan serta aparaturnya ynag telah menyelenggarakan musrenbang anak untuk pertama kalinya di Bireuen. Harapannya Meunasah Asan menjadi contoh bagi desa lainnya, dan mengadopsi pelaksanaan kegiatan tersebut,” kata Hamdiana.

Banyak hal kemudian yang menjadi usulan mereka, diantara nya pelatihan2 untuk peningkatan kapasitas kelompok perempuan, penerangan lampu jalan, modal usaha home industri, sosialisasi anti narkoba dan KDRT, dan lain-lain.

Sementara itu Beberapa ide dan keinginan anak-anak adalah adanya lapangan olahraga, pelatihan tari Saman dan Seudati serta didukung dengan baju adat tarian, pustaka gampong, wahana bermain anak, dan lainnya.

Semua usulan tersebut mendapat respon langsung dari keuchik Meunasah Asan. Bahkan beberapa diantara usulannya, akan segera terealisasi dalam tahun 2017 ini. Dan, selebihnya akan diurutkan berdasarkan perioritas dalam penyusunan RKPG tahun 2018. (Luttoifah, Haryanti dan Rosmini)