Dua SPDN dan Mesin Pengolahan Pakan Ikan Terancam Jadi Besi Tua

KABAR BIREUEN – Dua unit Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) yang dibangun di dua lokasi terpisah dan satu unit Mesin Pengolahan Pakan Ikan di bawah tanggung jawab Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (sebelumnya Dinas Kelautan dan Perikanan) Kabupaten Bireuen terancam jadi besi tua.

SPDN yang dibangun sekitar tahun 2011 tersebut masing-masing berlokasi di PPI Peudada dan PPI Jangka.

Dan satu unit Mesin Pengolahan Pakan Ikan yang dibangun tahun 2010 tersebut berlokasi di Gampong Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka.

Pantauan Kabar Bireuen, Minggu (13/8/2017) di lokasi SPDN Jangka, tampak sejumlah fasilitasnya sudah berkarat, seperti mesin pompa yang sudah terpasang.

Demikian juga dengan kondisi tempat Pengolahan Pakan Ikan yang dikelola oleh salah satu Koperasi Perikanan (Kopkan) di Kecamatan Jangka. Pada lokasi tersebut tidak tampak lagi bangunan karena sudah ditutupi dengan semak belukar, dan tidak ada tanda-tanda mesin yang nilainya ratusan juta itu difungsikan.

Salah seorang pengurus koperasi yang mengelola Mesin Pengolahan Pakan Ikan itu kepada Kabar Bireuen di lokasi mengungkapkan, tidak berfungsinya mesin itu sampai sekarang karena peralatan yang diadakan tidak sesuai.

“Kalau kita paksakan untuk mengoperasikan mesin itu, kita akan rugi karena kapasitas produksi kecil sekali. Dan tidak sesuai dengan biaya operasionalnya,” ungkap Arimuladi, pengurus koperasi.

Menurutnya, setelah dilakukan uji coba pada tahun 2011, sampai sekarang mesin itu belum dioperasionalkan.

Terkait dua SPDN yang terancam jadi besi tua itu, konon pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bireuen belum mengantongi izin dari Pertamina.

Namun alasan pasti tidak dikeluarkannya izin oleh Pertamina belum diperoleh informasi baik dari pihak dinas maupun Pertamina. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pimpinan dan Pengurus Dayah di Bireuen Ikuti Pelatihan Manajemen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) menyelenggarakan pelatihan manajemen dayah. Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta terdiri dari pimpinan dan pengurus...

KABAR POPULER

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...