Dosen dan Mahasiswa Faperta UNIKI Latih Peternak Manfaatkan Limbah Pertanian sebagai Pakan Alternatif

KABAR BIREUEN, Bireuen – Limbah pertanian yang selama ini kerap dianggap sebagai sisa produksi ternyata dapat diolah menjadi bahan pakan ternak alternatif. Potensi tersebut diperkenalkan dosen Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) kepada kelompok ternak di Desa Buket Teukueh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.

Pemanfaatan limbah pertanian itu menjadi bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar melalui kolaborasi dosen Ilmu Pertanian dan Peternakan Faperta UNIKI bersama Kelompok Ternak Desa Buket Teukueh, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut dibimbing Dr(c) Mizan Maulana, S.P., M.Si., Muhammad Taufiq Hadi Wijaya, S.Pt., M.Pt., dan Trisna Windari, S.Pt., M.Si., serta melibatkan sejumlah mahasiswa Faperta UNIKI.

Dalam kegiatan itu, para peternak diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis limbah hasil pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Limbah yang sebelumnya belum dikelola secara optimal diarahkan agar dapat diolah menjadi sumber pakan yang lebih bermanfaat dan mudah diperoleh dari lingkungan sekitar.

Dr(c) Mizan Maulana mengatakan, pemanfaatan limbah pertanian memiliki potensi besar untuk mendukung efisiensi usaha peternakan. Selain mengurangi limbah yang terbuang, langkah tersebut juga dapat membantu peternak memperoleh alternatif bahan pakan dari sumber daya lokal.

“Limbah pertanian jangan hanya dipandang sebagai sisa produksi. Dengan inovasi dan pengolahan yang tepat, limbah tersebut dapat menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, salah satunya sebagai bahan pakan ternak,” ujar Mizan.

Menurut dia, kolaborasi antara bidang pertanian dan peternakan menjadi langkah penting dalam membangun sistem pertanian terpadu. Potensi hasil pertanian yang tersedia di tingkat desa dapat dioptimalkan untuk mendukung subsektor peternakan.

Selain memberikan pemahaman, tim Faperta UNIKI juga melakukan pendampingan teknis kepada kelompok ternak terkait pemanfaatan bahan lokal serta prinsip pengolahan pakan agar aman dan sesuai dengan kebutuhan ternak.

Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman di lapangan. Mereka berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengimplementasikan ilmu pertanian serta peternakan yang diperoleh selama perkuliahan.

Faperta UNIKI menilai kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen dalam mendorong pengembangan pertanian dan peternakan yang terintegrasi, berkelanjutan, serta berbasis potensi lokal.

Kolaborasi dosen dan mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengabdian, tetapi dapat dilanjutkan melalui penelitian dan pendampingan secara berkelanjutan kepada kelompok tani maupun kelompok ternak.

Melalui program tersebut, Faperta UNIKI berharap masyarakat Desa Buket Teukueh semakin mandiri dalam mengelola sumber daya lokal, khususnya untuk menyediakan alternatif pakan ternak sekaligus mengurangi persoalan limbah pertanian di tingkat desa. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Direktur Penais Kemenag RI Hadiri Peringatan Hari Santri di Pesantre Modern Al Zahrah

0
KABAR BIREUEN, Juli - Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., M.A., menghadiri peringatan...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kolaborasi Faperta UNIKI dengan Desa Kalasegi, Buka Peluang Ekonomi Baru Berbasis Wisata

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) mendorong pengembangan potensi wisata Desa Kalasegi, Aceh...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Lahirkan Kader Ulama Muda Berprestasi, PKU Tahun 2026 Berakhir Sukses

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang– Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026 telah berakhir sukses dengan melahirkan kader ulama muda yang berprestasi. Kegiatan yang digelar Majelis Permusyawaratan...

KABAR POPULER

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...