KABAR BIREUEN, Bireuen — Sebanyak 311 kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh II mengikuti Pendidikan Kader Penggerak Bangsa (PKPB) di Komplek Meuligoe Residence, Cot Gapu, Bireuen, Sabtu (1/11/2025).
Ulama kharismatik Aceh, Syekh Hasanoel Basri HG atau lebih dikenal dengan Abu Mudi,, memimpin prosesi peusijuek atau tepung tawar sebagai simbol doa restu dan keberkahan bagi para peserta dan instruktur kegiatan tersebut.
Para kader PKB yang mengikuti pendidikan tersebut meliputi unsur DPC, sayap partai, hingga anggota DPRK dari masing-masing kabupaten/kota. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (1–3 November 2025) ini menghadirkan sejumlah instruktur nasional dan tokoh ulama Aceh.
PKPB merupakan program resmi Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB yang bertujuan memperkuat ideologi, kapasitas, dan komitmen pengabdian kader di tengah masyarakat.
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), yang membuka acara tersebut menyampaikan, pendidikan kader ini menjadi bagian dari upaya PKB membangun kader ideologis, militan, dan berorientasi pelayanan publik.

“Saya berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh hingga selesai. Nilai-nilai dan ideologi yang ditanamkan para instruktur harus segera diimplementasikan di lapangan, terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat,” ujar HRD.
Menurutnya, kader PKB harus hadir di tengah rakyat sebagai penyambung lidah masyarakat, khususnya dalam perihal infrastruktur, sosial, dan kesejahteraan di Dapil Aceh II.
Sementara Dewan Pengarah LKN DPP PKB, Muhammad Dawam, menjelaskan, bobot pelatihan PKPB kali ini lebih tinggi dibanding level dasar, karena diperuntukkan bagi kader penggerak yang siap berperan di masyarakat.
“PKPB bukan sekadar pelatihan, tapi proses pembentukan kader ideologis yang siap menjadi penggerak di tengah masyarakat. Alumni yang lulus PKPB tidak lagi wajib mengikuti kaderisasi tingkat pertama,” terang Dawam.
Menurutnya, momentum ini penting untuk menata niat, memperkuat komitmen perjuangan, dan mempertegas arah pengabdian kader PKB kepada bangsa dan umat.

Ketua Panitia Pelaksana, Zulfikar Muhammad, dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 311 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan semangat tinggi.
“Pendidikan kader ini sangat penting untuk penguatan ideologi dan kapasitas kader. Kami berharap seluruh peserta serius mengikutinya agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan langsung dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain Abu Mudi dan HRD, acara tersebut juga dihadiri KH. Hariri Makmun, KH. M. Adnan Anwar, Ustaz Ahmad Syahri, dan Fuad Bahari dari jajaran DPP PKB.
Sebagai tanda dimulainya acara, HRD menyematkan tanda peserta kepada perwakilan kader laki-laki dan perempuan, disaksikan para instruktur, ulama, dan tamu undangan. (Suryadi)











