KABAR BIREUEN-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) setempat menggelar seleksi calon peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bireuen.

Seleksi sebagai persiapan mengikuti MTQ ke XXXV tingkat Provinsi Aceh tahun 2022 di Kabupaten Bener Meriah, dibuka oleh Bupati Bireuen yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerjasama, dr. Mukhtar, MARS.

Prosesi pembukaan kegiatan berlangsung di Musalla Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Rabu (25/11/2020).

Pada kesempatan itu, dr. Mukhtar, MARS, membacakan pidato tertulis Bupati Bireuen, Dr. H.Muzakkar A Gani S.H.,M.Si.

Disampaikan, seleksi MTQ tingkat Kabupaten Bireuen merupakan bagian dari tahapan MTQ untuk menemukan bakat-bakat terbaik putera-puteri Kabupaten Bireuen menurut bidangnya masing-masing.

Nantinya para peserta yang terpilih dari hasil seleksi ini akan dilakukan pembinaan melalui Training Center (TC) dalam rangka persiapan Kafilah Kota Santri mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh ke-35 Tahun 2022.

Disampaikan, Bupati berharap kepada para peserta yang akan mengikuti seleksi agar terlebih dahulu meluruskan niatnya.

Dijelaskan, Mengikuti Seleksi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan semata untuk mendapat penghargaan atau untuk mendapatkan kesempatan mengikuti ajang MTQ yang lebih tinggi.

Namun, mari kita jadikan ajang ini sebagai media atau wadah dalam upaya membumikan syiar-syiar Islam ditengah-tengah masyarakat serta ikut berperan aktif dalam mewujudkan pembangunan kota santri yang kita cita-citakan.

Selain itu, diharapkan semoga pelaksanaan seleksi ini berjalan dengan seadil-adilnya. Maka dari itu, perlu disampaikan kepada seluruh Dewan Hakim agar memberikan penilaian se-objektif mungkin.

“Sehingga kita dapat melahirkan qari-qariah terbaik yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri pada even MTQ Tingkat Provinsi Aceh nantinya,” sebutnya.

Yang diluluskan benar-benar peserta yang berprestasi, berbakat dan berjiwa qurani. Dengan demikian kita mampu maraih peringkat yang lebih baik daripada tahun sebelumnya.

“Mari sama-sama kita perbaiki peringkat prestasi MTQ yang selama ini masih jauh tertinggal dari Kabupaten lain,” pesannya.

Disampaikan, bupati juga berharap jajaran Dinas Syariat Islam dan stakeholder terkait lainnya agar terus berpikir dan mengupayakan pembinaan qari-qariah di Kabupaten Bireuen yang telah dideklarasikan sebagai Kota Santri ini.

Sebelumnya Kepala DSI Bireuen Anwar, S.Ag.,M.A.P, melaporkan, kegiatan seleksi calon perserta MTQ Provinsi Aceh ini berlangsung selama 2 (dua) hari (23-24/11/2021) di Gedung LPTQ Bireuen.

Diikuti 115 Qori dan Qoriah terdiri dari juara satu dan juara dua pada MTQ tingkat Kabupaten Bireuen yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Keseratus lima belas qori dan qoriah tersebut, terdiri dari Cabang Tartil berjumlah 4 orang. Tilawah 20 orang. Qiraah Sab’ah 19 orang.
Hifzil Qur’an 14 orang. Tafsir Qur’an 4 orang.

Kemudian Cabang Fahmil Qur’an 12 orang. Syarhil Qur’an 18 orang.
Khattil Qur’an 21 orang dan Cabang KTIQ 4 orang.

Peserta yang terpilih mewakili Kabupaten Bireuen ke ajang MTQ tingkat Provinsi nantinya akan mengikuti Training Center (TC).

Disebutkan, pada kegiatan seleksi ini ada 11 orang yang menjadi tutor, terdiri tutor dari luar provinsi sebanyak 6 orang dan tutor dalam daerah 5 orang.

Sementara untuk kegiatan Training Center ada 15 orang yang menjadi tutor, yakni tutor dari luar provinsi sebanyak 6 orang dan tutor dalam daerah 10 orang.

“Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh ke-35 Tahun 2022, akan dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2022, di Kabupaten Bener Meriah,” jelas Kadis DSI Bireuen ini. (Herman Suesilo).