KABAR BIREUEN– Tim Jibom Brimob Jeulikat Lhokseumawe, Minggu Pagi (13/1/2019) mengamankan satu mortir di Kuala Raja, kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen.
Sebelumnya, satu buah mortir diduga sisa konflik ditemukan seorang nelayan Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, di kawasan dermaga saat sedang memperbaiki boat, Sabtu (12/1/2019).
Kapolsek Kota Juang AKP Ahmad Arif Sanjaya mengatakan mortir tersebut telah diamankan oleh tim Jibom Brimob Jeulikat Lhokseumawe.
Di lokasi temuan mortil tersebut, sejumlah personel Jibom Brimob dari Jeulikat Lhokseumawe terlihat mengamankan bom jenis mortir itu
Mortil tersebut ditemukan Zulfan (23), yang saat itu sedang memperbaiki boatnya semula tak mengira jika benda yang ditemukan adalah mortil.
“Mortil ini terlihat di dalam air di belakang boat dengan kondisi berlumpur. Saya tak mengiri itu mortil, padahal dua hari lalu benda ini sempat tersentuh kaki saya, namun saya pikir cuma kayu bisa, sehinga tak saya hiraukan,” ungkap Zulfan kepada wartawan, Minggu (13/1/2019).
Namun kemarin, katanya, mortil sepanjang lebih kurang 30 centimeter tersebut diambilnya dan di letakan di lantai atas boat, dalam kondisi masih berlumpur. Setelah dibersihkan oleh temannya, dari lumpur, baru diketahui besi bulat ini ternyata mortir.
“Setelah mengetahui itu mortir, saya jadi takut dan kemudian melaporkan kepada keuchik,” sebut Zulfan.
Mortil itu kemudian diamankan di gudang nelayan, sekitar 20 meter dari titik lokasi temuan tersebut.
Sementara itu, Keuchik Kuala Raja, M Isa menyebutkan, setelah mendapat laporan tersebut telah diteruskannya ke Pos Polisi, Pos Ramil, dan Polsek Kota Juang.
M Isa mengakui, dulu juga pernah ditemukan mortir sekitar 100 meter arah timur dari titik lokasi temuan mortir Sabtu kemarin. Mortil tersebut juga sempat diaman tim Jibom dari Lhokseumawe. (Ihkwati)









