Di Makmur, Ayah Bersimbah Darah Dibacok Anak Kandungnya

KABAR BIREUEN – Seorang ayah bernama Jufri Ismail (55), warga Desa Sukarame, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, bersimbah darah di Poskamling desa setempat, setelah dibacok dengan parang oleh anak kandungnya, Maskur (25) sekira pukul 16.00 WIB, Kamis (26/11/2020).

Menurut keterangan warga yang berhasil dihimpun media ini, petaka itu terjadi ketika Jufri sedang duduk di Poskamling bersama temannya, Yusuf Ahmad.

Tiba-tiba datang si buah hatinya. Seketika itu juga sabetan senjata tajam anaknya menebas bagian kepala sebelah kiri dekat telinga, sehingga korban menderita tiga luka robek.

Tidak hanya itu, lengan tangan kiri Jufri juga mengalami luka yang mengakibatkan tangannya hampir putus.

Sementara itu, Yusuf Ahmad yang saat kejadian berada di samping korban mencoba melerai, juga tak luput dari kibasan parang pelaku, sehingga dikabarkan tiga jari tangannya putus.

Masih menurut warga, Maskur sore itu mencari korban ke rumah neneknya, karena selama ini sejak ibundanya, Juairiah, meninggal, dia terlihat kurang sehat. Fisiknya kurang terurus dan selalu berselisih dengan ayah kandung perihal harta.

Akibatnya, ayahnya tidak lagi tinggal bersama pelaku dan sekarang korban sering berada di rumah ibunya yang berjarak sekitar 300 meter, untuk menghindari hasrat putranya yang selalu mempersoalkan hal tersebut.

Karena itulah pada sore itu sebelum membacok ayahnya, dia mencari korban ke rumah neneknya. Tapi karena tidak didapati, maka dia putar haluan dan bertemu ayahnya di pos jaga yang berada di Pasar Sukarame.

Upaya korban untuk menyelamatkan diri, tidak berhasil karena Poskamling dikelilingi pagar, sehingga dia terperangkap di dalam dan membuat pelaku lebih leluasa melakukan aksinya.

Setelah membacok orang tuanya, pelaku lari ke pegunungan dan membuang alat bukti parang ke Krueng Leubu.

Setelah kejadian, kedua korban dievakuasi oleh petugas Puskesmas Makmur ke RSUD dr. Fauziah Bireuen, untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

Sementara kondisi Jufri Ismail sekarang, masih dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Sekarang korban masih dalam kondisi tidak sadarkan diri,” kata Faisal ST, anggota PMI Makmur.

Terakhir diketahui pelaku sudah berhasil ditangkap di Desa Pandak oleh anggota Polsek Makmur berselang satu jam setelah kejadian sekitar 5 kilometer dari tempat kejadian.

Hingga kini, belum diperoleh keterangan dari pihak kepolisian terkait kejadian menghebohkan tersebut. Begitu juga tentang motif pembacokan itu, belum diketahui secara persis. (Faisal Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Perkuat Literasi Penghulu, APRI Aceh Gelar Webinar Penulisan Feature Secara Virtual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar Webinar Penulisan Feature bagi penghulu untuk memperkuat Literasi Kepenghuluan...

Diapresiasi Bupati Mukhlis, KKP dan Pemerintah Aceh Bantu Pembangunan 256 Rumah Perebusan Garam untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb-Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Pemerintah Aceh atas dukungan bantuan pembangunan 256 unit rumah...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...

RSUD dr Fauziah Bireuen Terima 628 Kunjungan Pasien Cuci Darah Perbulan 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, perbulan menerima 628 kunjungan pasien cuci darah (hemodialisis) rutin. Hal itu disampaikan Direktur...

KABAR POPULER

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Kembali Jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Ceulangiek Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Pendidikan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026–2031. Anggota DPRA itu terpilih...

Wabup Razuardi Buka Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Bireuen melaksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...