KABAR BIREUEN – Keuchik Juli Cot Mesjid, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Fadli SP, menutup daurah Al-Quran Ramadhan 1442, seiring berakhirnya kegiatan tersebut.

Acara penutupan dan penyerahan sertifikat untuk peserta berlangsung di Mesjid Al-hijrah, desa setempat, Kamis (6/5/2021).

Dalam sambutannya Fadli berharap, kegiatan daurah Al-Quran yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan, dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak di desanya terhadap Al-Qur’an.

“Kegiatan daurah Al-Quran sangat bermanfaat bagi anak-anak, terutama bagi anak anak yang ingin menambah hafalan Al-Qur’an,” kata Keuchik Fadli di hadapan seratusan lebih orang tua santri yang hadir.

Ia juga mengatakan, kegiatan daurah Al-Quran Ramadhan akan menjadi agenda rutin desa setiap tahun.

Atas nama pimpinan desa, Fadli menyampaikan pujian kepada panitia serta kepada ustad – ustadzah yang telah membina serta mengajari anak-anak selama daurah, sehingga nanti diharapkan melahirkan generasi Qurani.

“Semoga kelak anak-anak kita menjadi penghafal Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua dan berguna untuk bangsa dan agama,” katanya.

Sementara ketua panitia pelaksana daurah Al-Quran Mesjid Al-hijrah, Tgk Maulia Pinda SPd mengatakan, peserta daurah ini berjumlah 160 orang.

Selain diikuti oleh anak-anak desa Juli Cot Mesjid, daurah ini juga diramaikan oleh anak-anak desa lain.

“Ada juga peserta dari kecamatan lain,” kata Tgk Pinda.

Pada saat penutupan panitia juga menyebutkan, sebanyak 160 peserta dibagi dalam sepuluh kelompok. Daurah dimulai hari ke lima Ramadhan hingga 25 Ramadhan.

“Peserta terdiri dari berbagai usia. Ada usia TK, SD sampai usia SMP, dan dibina oleh 16 ustad – ustadzah,” sebutnya.

Untuk anak-anak usia TK, kata Tgk Pinda, selama daurah mereka sudah bisa menghafal 15 surah pendek pilihan dalam juz amma.

“Ada juga yang memanfaatkan daurah untuk muraja’ah, mengulangi kembali hafalan yang sudah dikuasai sebelumnya,” jelas Tgk Pinda.

Ia berharap, dengan keberkahan Ramadhan, anak-anak ini kelak menjadi ahlul qur’an, anak-anak yang gemar membaca dan menghafal Al-Qur’an. (Najib Zakaria)