KABAR BIREUEN -Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi menyerahkan  zakat secara simbolis kepada perwakilan tunanetra dan santri di Kantor Baitul Mal Kabupaten Bireuen, Rabu (4/11/2020).

Penyerahan zakat tahap II tahun 2020 secara simbolis didampingi Ketua BMK Bireuen Tgk Muhammad Hafiz, S.Sy dan anggota serta H Mukhlis A.Md selaku tokoh masyarakat Kabupaten Bireuen.

Bupati Muzakkar mengharapkan kepada para penerima untuk mendoakan dan berterimakasih kepada para pembayar zakat. Semoga penerimaan Zakat meningkat dan lebih banyak fakir, miskin, muallaf, tunanetra.

Penyaluran zakat tahap II periode Mei – September tahun 2020 oleh Baitul Mal Kabupaten Bireuen diberikan kepada 4.687 penerima dari berbagai asnaf (senif) sesuai dengan Syariat Islam. Jumlah penerima lebih banyak dari Tahap I yaitu 3.661orang.

Ketua Badan Baitul Mal Kabupaten (BMK) Kabupaten Bireuen, Tgk Muhammad Hafiq S.Sy, Selasa (27/10/2020) mengatakan dana zakat tahap II yang disalurkan kepada penerima yang berhak Rp3.999.135.000.

“Sebagian senif sudah dilakukan penyaluran, senif lainnya dalam proses persiapan transfer. Penyaluran dilakukan dengan transfer langsung ke rekening penerima (non tunai), kecuali hak fakir uzur langsung diantar ke rumah penerima,” katanya.

Dana zakat yang disalurkan yaitu untuk hak fakir uzur 277 orang Rp 415.500.000, hak miskin 313 orang Rp 313.000.000, hak miskin melalui UPZ Kecamatan 215 orang Rp172.000.000, hak fakir dan miskin melalui UPZ Polres Bireuen Rp55.860.000.

Berikutnya bantuan untuk 600 orang santri pada dayah salafi dan balai pengajian Rp480.000.000, penyaluran hak miskin zakat produktif Rp550.000.000, hak miskin tunanetra 92 orang Rp 64.400.000, Hak miskin biaya pendamping berobat kepada 18 orang Rp44.000.000.

Lalu hak miskin muallaf 94 orang Rp75.200.000, hak muallaf (muallaf baru) 7 orang Rp 17.500.000. Zakat juga disalurkan kepada hak Gharimin yaitu kepada penerima yang rumahnya musibah kebakaran kepada 20 orang Rp200.000.000.

Selain itu zakat turut disalurkan kepada 710 siswa SD Rp355.000.000, 592 siswa SMP Rp296.000.000, siswa MA 11 orang Rp 5.500.000, 85 orang siswa MTs Rp42.500.000, 953 orang siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rp476.500.000.

“Penyaluran untuk siswa di sekolah lingkungan Kemenag Bireuen kali ini lebih besar dari biasanya sebab pada tahap sebelumnya tidak tersalurkan, sehingga digabung dengan penyaluran tahap II tahun 2020,” jelasnya.

Tgk Muhammad Hafiq mengatakan dana zakat yang disalurkan berasal dari zakat PNS Pemkab Bireuen, Kemenag Bireuen dan zakat dari sejumlah instansi vertikal serta zakat dari masyarakat Bireuen yang disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada ASN Pemkab Bireuen, Kemenag Bireuen, anggota Polres Bireuen dan instansi yang sudah mempercayakan zakatnya disalurkan melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen,” ucap Tgk Muhammad Hafiq.

Ia mengimbau BUMN dan instansi lainnya yang ada di Kabupaten Bireuen dan para pengusaha untuk menyalurkan zakat dan infak melalui Baitul Mal Kabupaten Bireuen, untuk disalurkan kepada penerima sesuai dengan asnaf menurut Syariat Islam.

“Proses penentuan penerima hak atas dana zakat dilakukan dengan tahap verifikasi administrasi, wawancara dengan calon penerima bahkan melakukan pengecekan ke rumah calon penerima, untuk mencegah salah sasaran,” jelasnya.

Dia berharap jumlah zakat dan infak yang terkumpul terus meningkat, dengan meningkatnya zakat dan infak yang terkumpul melalui Baitul Mal Bireuen maka akan lebih banyak fakir, miskin, muallaf, siswa, santri dan penerima hak lainnya yang dapat terbantu. (Ihkwati)

 

BAGIKAN