KABAR BIREUEN – Santri Dayah Mudi Mesra Samalanga Kafilah Bireuen, melaksanakan Safari Ramadhan ke sejumlah Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen, Selasa, (7/5/2019)
Safari Ramadhan yang diikuti 80 santri tersebut bertema “Melanjutkan Perjuangan Dakwah Rasulullah SAW dengan mewujudkan Kader Yang Optimis, Berpotensi Dan Berakhlak Mulia” dilepaskan oleh Pimpinan Dayah Tanwirul Qulub Al-Aziziyah Tgk H Jalaluddin H Mukhtar Abas, di Cot Girek Peusangan, Selasa malam, (7/4/2019)
Dalam kesempatan tersebut, Tgk Jala berpesan kepada Tim Safari Ramadhan itu, saat memberikan ceramah agar menyampaikan kepada masyarakat apa yang sudah di ajarkan oleh dewan guru di Dayah.
“Berikan tausiah atau ceramah kepada parah jamaah, apa yang didapatkan dari Tgk di dayah, jangan menyampaikan hal hal yang tidak penting,” pesan Tgk Jala.
Dalam acara tersebut, Tgk Jala juga menyerahkan dayah yang dipimpinnya tersebut kepada Ketua Kafilah Bireuen, selama kegiatan safari Ramadhan berlangsung sampai akhir bulan puasa.
“Dyah kita ini berada di tengah tengah antara Bireuen dan Matangglumpangdua, untuk itu maka sekretariat untuk tim Safari tersebut dipusatkan disini,” sebut Pimpinan Dayah Tanwirul Qulub Al-aziziyah Tgk H Jalaluddin.
Ketua Kafilah Thalibul Jihad Tgk Fazilis Syakur mengatakan, puluhan santri tersebut disebarkan, di delapan kecamatan, yaitu Peudada, Jeumpa, Kota Juang, Juli Peusangan, Jangka, Gandapura dan Makmur.
Tgk Fazilis menyebutkan, santri ini menjadi imam tarawih dan memberikan tausiah di Mesjid dan Menasah di Kecamatan yang telah dijadwalkan.
Menurutnya, pihaknya juga melakukan Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) dan melombakan anak anak di akhir ramadhan bagi mereka yang telah telah mengikuti pesantren ramadhan yang dilaksanakan tersebut.
“Kami juga mengadakan lomba kepada anak-anak nantinnya dan kita menilai lalu memberikan hadiah kepada juara,” katanya.
Perwakilan Dewan Guru Tgk Muhammad MK, di sela-sela penyerahan tim Safari tersebut menyampaikan, tidak semua orang mendapatkan bulan yang penuh berkah yaitu bulan suci Ramadhan.
“Untuk itu maka manfaatkan bulan yang penuh berkah ini dengan ketaqwaan yang ikhlas kepada Allah SWT,” ujarnya,
Dia mengingatkan, bayangkan orang tua kita yang pernah bertarawih dan mengucapkan tasbih disamping kita, tetapi hari ini mereka tidak ada lagi dunia ini dan sudah menghadap Allah SWT.
“Kita tidak tau kapan kita mati, karena kematian sangat dekat dengan diri kita, seperti mata hitam dengan mata putih. Maka untuk itu manfaatkan bulan suci ini dengan sebaik baiknya,” ajak Tgk Muhammad MK kepada para jamaah Salat tarawih.(Ihkwati)










