Tiga KK Warga Kapa Penerima DTH Ikut Mengungsi di Tenda Pekarangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Lima Kepala Keluarga (KK) korban banjir dan tanah longsor dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sejak 12 Maret 2026 mendirikan tenda darurat dihalaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen.

Aksi warga itu untuk menuntut kejelasan bantuan hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap) dan Dana Tunggu Hunian (DTH).

Informasi diperoleh Kabar Bireuen, tiga dari lima KK warga Kapa yang ikut mendirikan tenda di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen dipastikan sudah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

BACA JUGA: Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

“Tiga KK sudah menerima DTH. Dan dua KK lagi belum terima. Yang mengungsi di tenda itu (halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen) korban rumah hilang dan rusak berat,” ungkap Keuchik Kapa, Evendi SPd MPd kepada Kabar Bireuen, Senin (23/3/2026).

Menurut Keuchik Evendi, warganya tersebut masih menunggu kejelasan bantuan hunian dan DTH.

Katanya lagi, ia sudah berupaya membujuk warganya itu untuk pulang ke Gampong, namun ditolak, alasan tuntutan mereka belum dijawab Pemerintah.

BACA JUGA: Belum Ada Kepastian Kapan Dibangun Huntara, Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Tolak Dipindahkan ke Rumah

“Saya sudah ajak warga untuk pulang. Tapi mereka masih pada pendiriannya,” sebut Evendi.

Warga Kapa yang rumahnya rusak berat dan hilang akibat musibah banjir akhir November 2025, lanjut Evendi, minta bantuan huntara dan huntap dibangun di lokasi masing-masing.

“Warga kami minta huntara dan huntap dibangun di tanah masing-masing (insitu). Tetapi Pemerintah belum ada program huntara yang diinginkan itu. Yang ada huntara komunal, sementara mereka tidak mau direlokasi ke luar gampong,” ungkap alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini.

Penerima DTH Tidak Boleh Tinggal di Tenda

Kasatgaswil Aceh PRR, Dr Safrizal ZA. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Secara aturan pemerintah, penerima DTH tidak diperbolehkan lagi tinggal di tenda pengungsian, karena DTH diberikan agar penyintas bencana bisa menyewa tempat tinggal sementara atau menumpang bersama keluarga.

BACA JUGA: Korban Banjir Geruduk Kantor Bupati Bireuen

Sebagaimana disampaikan Kepala Satuan Tugas Wilayah (Kasatgaswil) Aceh Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Dr Safrizal ZA saat berkunjung ke Meuligoe Bireuen beberapa waktu lalu, bahwa penerima DTH tidak boleh lagi tinggal di tenda.

“Kalau sudah menerima DTH, tidak boleh lagi tinggal di tenda pengungsian. Demikian juga yang menempati huntara, tidak boleh menerima DTH. Jadi, bantuan ini (DTH dan huntara) tidak bisa diterima bersamaan,” ujar Safrizal yang juga Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri. (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Peringati Milad Al-Albab dan Haul Abu Tumin, Ulama Muda Aceh Gelar Mubahasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Memperingati Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh, ulama muda dari berbagai daerah di Aceh akan menggelar...

Polisi Tangkap Maling Pembobol 10 Sekolah di Bireuen, Kerugian Capai Rp1 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Polres Bireuen melalui Tim Opnal Satreskrim dan Sat Intelkam berhasil mengungkap kasus pencurian yang selama ini terjadi di sejumlah sekolah...

M. Ihzam Naviri, Mahasiswa KKM dan PPL Internasional UNIKI yang Aktifkan Pengajian Anak-Anak di...

0
KABAR BIREUEN, Thailand — Tak hanya mengajar di ruang kelas, mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen yang sedang mengikuti Program Kuliah Kerja Mahasiswa...

Sediakan Doorprize Menarik, Ratusan Siswa MIN 14 Bireuen Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan HUT...

0
KABAR BIREUEN , Peulimbang - Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Bireuen, Kecamatan Peulimbang, Bireuen sangat antusias mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan...

Kapolda Aceh Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di  Gampong Meunasah Keutapang, Serahkan Sembako untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb—Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan S.I.K., S.H., M.H, meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di  Gampong (Desa) Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten...

KABAR POPULER

Sediakan Doorprize Menarik, Ratusan Siswa MIN 14 Bireuen Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan HUT...

0
KABAR BIREUEN , Peulimbang - Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Bireuen, Kecamatan Peulimbang, Bireuen sangat antusias mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan...

Semarak HUT ke-81 RI di Pelosok Bireuen, SDN 19 Juli Libatkan Warga dan Wali...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Semangat kemerdekaan dan keceriaan peserta didik UPTD SDN 19 Juli, Bireuen mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Pemkab Bireuen Gelar Zikir dan Doa Bersama Peringati 21 Tahun Hari Damai Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Menyambut peringatan 21 Tahun Hari Damai Aceh (MoU Helsinki) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Syariat Islam (DSI) menggelar...

Dari Ikrar Lamteh ke MoU Helsinki, Hokagata?

0
Oleh: Anwar (Cek Wan)* BULAN Agustus 2026 ini, angin perdamaian kembali berhembus membawa kita pada peringatan 21 tahun penandatanganan MoU Helsinki. Momen bersejarah ini bukan...

Polres Bireuen Ikuti Apel Gabungan Bersama TNI Jelang Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Polres Bireuen mengikuti apel gabungan bersama dengan Kodim 0111/Bireuen dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Damai Aceh Ke...