KABAR BIREUEN- Ramadhan satu-satu bulan namanya disebut dalam kitab suci Al-Quran. Bulan Ramadhan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya.
Keistimewaan Ramadhan didalamnya diturunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia dan berbagai macam petunjuk serta pemisah antara yang hak dengan yang bathil. (QS 2 : 185).
Demikian antara lain Tgk Saifuddin dari Kecamatan Juli dalam menyampaikan ceramah subuh dihadapan jamaah Masjid Agung Sultan Jeumpa, Senin subuh (21/5/2018).
Diriwayatkan, bahwa lembaran-lembaran (shuhut) Nabi Ibrahim As, diturunkan malam bulan Ramadhan, kitab Taurat Nabi Musa diturunkan 700 tahun setelah shuhut Nabi Ibrahim pada malam keenam bulan Ramdhan, kitab Zabur Nabi Daud diturunkan 500 tahun setelah kitab Taurat pada malam ke-12 bulan Ramadhan, kitab Injil Nabi Isa diturunkan 1200 tahun setelah kitab Zabur pada malam ke-18 bulan Ramadhan.
Kitab suci Al Quran yang dibawa Nabi Muhammad melalui perantaraan Malaikat Jibril diturunkan 6020 tahun setelah kitab Injil pada malam 17 Ramadhan yang dirayakan sebagai malam Nuzulul Quran.
Dikatakan, Al Quran yang berisisi 30 Juz 114 surat terdiri dari 6666 ayat diturunkan Allah bertujuan untuk memberikan petunjuk kepada jalan yang lurus serta memberi kabar gembira bagi orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh. Sesungguhnya bagi mereka pahala yang besar (QS.17: 9)
Al Quran kitab suci yang paling penghabisan setelah Taurat, Zabur dan Injil diturunkan oleh Allah didalam bulan Ramadhan satu-satunya bulan dari 12 bulan namanya disebut dalam kitab suci Al Quran.
Keistimewaan lain bulan Ramadhan Allah mewajibkan orang-orang yang beriman untuk berpuasa sebulan penuh, mulai ditetapkan sejak tahun kedua hijriah.
Puasa Ramadhan termasuk ibadah wajib rukun Islam keempat sesuai Sabda Rasulullah dalam sebuah hadist riwayat Bukhari Muslim.
Bulan Ramadhan bulan yang diwajibkan oleh Allah berpuasa, barang siapa berpuasa dan mengerjakan shalat malam (tarawih) dengan sungguh-sungguh dan mengharap pahala dari Allah maka akan keluar dosa-dosanya seperti baru dilahirkan dari rahim ibunya, diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.
“Puasa Ramadhan yang sempurna termasuk seluruh anggota tubuh berpuasa serta meninggalkan p;erbuatan yang dapat membatalkan dan menghilangkan pahala puasa,” ujar Tgk Saifuddin.
Keistimewaan lain di bulan Ramadhan,ada malam Lailatul Qadar suatu malam yang sangat bernilai tinggi lebih mulia dari seribu bulan. Sesuai firman Allah , Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Quran pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam itu turun Malaikat-Malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. (QS.97 : 1-5).
Lailatul Qadar suatu malam yang nilainya sangat tinggi malam yang diturunkan ayat pertama Al Quranul Qarim kepada Nabi Muhammad SAW. Pada malam Al Qadar ribuan Malaikat turun berdoa memohon ampun kepada Allah untuk manusia. Pada malam itu diturunkan Al Quran yang berisi ajaran seluruh aspek kehidupoan manusia didunia dan akhirat. (H.AR Djuli).









