KABAR BIREUEN- Tgk H Abdurrahman BTM dari Lhok Nibong  Aceh Timur yang sudah sekian lama absen sebagai penceramah kondang di tengah-tengah masyarakat Aceh, kini muncul kembali sebagai penceramah memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad Saw 1441 H di Meunasah Kota Bandar Bireuen, Minggu malam (26/1/2020).

Dakwah Islamiyah  yang diselenggarakan masyarakat Dusun Bakti dan Dusun Bireuen Timur Bandar Bireuen turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen diwakili Asisten I Mursyid, SP, Camat Kota Juang Drs Jalaluddin, M SI. Para perangkat Desa serta ribuan kaum muslimin dan  muslimat warga Gampong Bandar Bireuen.

Peringatan Maulid di Meunasah Kota Bandar Bireuen turut disemarakkan Qari jemputan Tgk Fadli Agusssalim dari Pidie Jaya, pembaca selamat Nabi SAW Jhoni Akbar Adan dari Pidie.

Tgk H Abdurrahman BTM dalam inti cermahnya selama dua jam lebih lebih, menitikberatkan bersyukur atas nikmat Allah dan meneladani kehidupan

Rasullah SAW yang tidak ada tandingannya untuk diteladani umatnya dalam menempuh kehidupan di dunia menuju kehidupan akhirat kelak.

Dikemukakan,  dalam memsyukuri nikmat Alllah hanya tinggal dua banding satu, artinya dua melupakan nikmat Allah hanya satu yang masih mensyukuri nikmat Allah.

Yang masih mensyukuri nikmat Allah hanya orang buta, ketika Malaikat Rahmat menyiramkan air ke matanya bisa malihat kembali.

Orang buta yang sudah bisa melihat kembali sangat bersyukur kepada Allah dan sebagai rasa syukurnya kepada Allah dia sangat peduli untuk memberikan bantuan kepada orang-orang buta.

“Dalam menjalani kehidupan sehari-hari,  sebagai umat Islam wajib menteladani kehidupan Rasullah SAW terutama bagi suami isteri sebagai orang tua wajib membimbing putera-puterinya menjadi genarasi yang Islami guna mencegah putera-puterinya menjadi generasi sabu-sabu yang dapat merusak generasi bangsa,” harap Tgk Abdurrahman BTM.

Kaum ibu sangat berperan sebagai pembimbing utama  , makanya kaum bapak harus menghargai dan menghormati kaum ibu yang mendidik putera-puterinya sejak lahir hingga dewasa.

“Sebaliknya kaum ibu harus patuh kepada suami. Setiap bepergian keluar rumah isteri wajib mendapat izin dari suaminya. Tanpa izin suami haram hukumnya,” ujar Tgk Abdurrahman BTM.

Sebelumnya, Asisten I Mursyid, SP dalam sambutannya antara lain menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Bandar Bireuen yang secara rutin meningkatkan syiar Islam memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW.

Dikatakan,  Bandar Bireuen menjadi gampong teladan bagi gampong-gampong lainnya dalam Kabupaten Bireuen baik dalam dalam menegakkan Syariat Islam maupun dalam memberdayakan ekonomi rakyat guna menghapus kemiskinan di Gampong Bandar Bireuen.

Sementara Ketua panitia H Jamaluddin A Gani dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Bandar Bireuen dengan semangat kegotongroyongan telah dapat melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 hijriah dan kenduri Maulid memberikan jamuan makan anak yatim dan sekitar dua ribu lebih warga masyarakat. (H.AR Djuli).

BAGIKAN